Endang Muchtar
Selasa, 22 September 2026 - 11:57 WIB

BEI Turunkan Batas Saham Gocap ke Rp1, Mulai 28 September

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE -Bursa Efek Indonesia (BEI) menurunkan batas harga terendah saham yang dapat diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai dari semula Rp50 menjadi Rp1.
Perubahan tersebut diatur melalui Surat Keputusan (SK) Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 perihal Perubahan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

"Penyesuaian utama yang dilakukan adalah perubahan batasan harga terendah (minimum) dari semula Rp50,00 (lima puluh rupiah) menjadi Rp1,00 (satu rupiah)," tulis BEI dalam keterangan resmi tertulis, Senin (21/9).

BEI menjelaskan penyesuaian itu bertujuan agar saham dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas sehingga kualitas price discovery dapat meningkat.

Selain itu, penurunan harga saham menjadi Rp1 juga diharapkan mampu mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan fleksibilitas pelaku pasar dalam pengelolaan portofolio investasinya.

Selain itu, BEI juga telah menetapkan batasan Auto Rejection yang berlaku melalui SK Direksi BEI Nomor Kep-000137/BEI/09-2026 perihal Perubahan Peraturan Nomor II-O tentang Perdagangan Unit Penyertaan Dana Investasi Infrastruktur Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif di Bursa.

"Penyesuaian batasan harga terendah tersebut turut diikuti dengan penyesuaian batasan Auto Rejection yang berlaku," tulis BEI.

Kedua penyesuaian tersebut akan mulai berlaku efektif pada Senin (28/9). Adapun dalam masa transisi hingga 31 Desember mendatang, batas Auto Rejection akan diberlakukan sebagai berikut.

Untuk saham dengan rentang Rp1 hingga Rp10, Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) ditetapkan sebesar Rp1. Untuk saham dengan rentang di atas Rp10 sampai Rp200, ditetapkan batas ARA sebesar 35 persen, sedangkan ARB sebesar 15 persen.

Untuk saham harga di atas Rp200 hingga Rp5.000, ARA ditetapkan sebesar 25 persen dan ARB sebesar 15 persen. Sementara, untuk saham harga di atas Rp5.000 mempunyai ARA sebesar 20 persen dan ARB sebesar 15 persen.

Kemudian, mulai 1 Januari 2027 nanti, batas Auto Rejection akan berubah, yakni untuk saham dengan rentang Rp1 hingga Rp10, ARA dan ARB tetap sebesar Rp1. Untuk saham dengan rentang di atas Rp10 sampai Rp200, ditetapkan batas ARA sebesar 35 persen, sedangkan ARB sebesar 35 persen.

Kemudian, untuk saham harga di atas Rp200 hingga Rp5.000, ARA ditetapkan sebesar 25 persen dan ARB sebesar 35 persen. Sementara, untuk saham harga di atas Rp5.000 mempunyai ARA sebesar 20 persen dan ARB sebesar 15 persen.

Di sisi lain, sebagai dampak dari perubahan Peraturan Nomor II-A, BEI juga melakukan penyesuaian ketentuan Auto Rejection atas perdagangan Unit Penyertaan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) melalui perubahan Peraturan Nomor II-O. Adapun ketentuannya sebagai berikut.

Untuk saham dengan rentang Rp1 hingga Rp10, ARA dan ARB ditetapkan sebesar Rp1. Selanjutnya, untuk saham dengan rentang di atas Rp10, ditetapkan batas ARA dan ARB sebesar 10 persen.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
13/10/2026 02:00 WIB
Kolaborasi Tokopedia & TikTok Shop Dongkrak Transaksi Momami hingga Dua Kali Lipat Lewat #BeliLokal Brand Day
melalui Tokopedia dan TikTok Shop, didukung oleh puluhan ribu video affiliate creator setiap bulannya.
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
 
Nasional
09/10/2026 16:51 WIB
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026
Melalui Telkom Solution, Telkom mempertemukan kapabilitas teknologi dan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pemanfaatan AI yang berdampak bagi bisnis
 
Nasional
08/10/2026 17:09 WIB
Wapres Dukung Produk Kreatif Wirausahawan Muda di INACRAFT 2026 Youthpreneurs
Dalam peninjauannya, Wapres beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melihat beragam produk yang dipamerkan para wirausahawan muda, mulai dari produk kriya hingga berbagai produk kreatif lainnya.
Ad Placholder