RM
Kamis, 17 Juni 2021 - 17:34 WIB

Perluas Layanan Penerbangan Migas, Garuda Indonesia Teken MoU dengan SKK Migas

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) kembali menjalin kemitraan strategis dalam lini kerjasama komersial. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai upaya bersama untuk memperkuat sinergitas dan mengoptimalkan potensi bisnis antara Garuda Indonesia dan SKK Migas melalui kerjasama “Corporate Privilege”. Penandatanganan tersebut juga sekaligus menandai peringatan 1 dekade (10 tahun) kerja sama korporasi yang telah berlangsung sejak tahun 2010 yang lalu.

“Kemitraan antara Garuda Indonesia dan SKK Migas yang telah terjalin selama 10 tahun tersebut memiliki arti penting mengingat melalui kerja sama ini, sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat dan diharapkan dapat mendorong optimalisasi potensi bisnis, baik bagi Garuda Indonesia maupun seluruh unsur SKK Migas,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra di Jakarta, Kamis (17/6).

Melalui kerja sama ini, Garuda Indonesia akan memberikan penawaran harga khusus bagi seluruh pegawai SKK Migas dan unsur pendukung, utamanya berkaitan dengan kebutuhan perjalanan untuk rute domestik dan internasional, disamping berbagai manfaat lainnya yang diberikan.

“Kami memahami bahwa di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, kebutuhan akan rasa aman dan nyaman, khususnya dalam menjalankan tugas menjadi prioritas. Oleh karena itu, sebagai national flag carrier, Garuda Indonesia senantiasa berkomitmen menjadi garda terdepan untuk mendukung penuh pergerakan roda perekonomian nasional khususnya di sektor pertambangan dengan memberikan layanan penerbangan yang aman, nyaman, dan sehat bagi para pengguna jasa yang akan melakukan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di seluruh wilayah di Indonesia, khususnya melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat di seluruh lini bisnis operasional penerbangan,” jelas Irfan.

Menurutnya, kerjasama bersama SKK Migas ini juga sejalan dengan upaya perluasan pangsa pasar korporasi Garuda Indonesia khususnya melalui penyediaan aksesibilitas layanan penerbangan baik melalui penerbangan charter, angkutan khusus kargo, dan lain sebagainya. “Kelanjutan kerjasama ini juga menunjukkan komitmen dari Garuda Indonesia untuk mendukung rencana strategis di sektor industri hulu migas, termasuk didalamnya peningkatan produksi untuk mencapai Visi Hulu Migas 2030,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Plt. Deputi Pengendalian Pengadaan, Rudi Satwiko menyambut baik kerja sama sekaligus memperingati 1 dekade kemitraan yang telah dijalin bersama Garuda Indonesia. “Kemitraan yang telah terjalin sejak tahun 2010 ini tentu menggambarkan komitmen bersama SKK Migas dan Garuda Indonesia dalam upaya menggerakan roda perekonomian nasional di sektor kegiatan usaha hulu minyak dan gas. Hal ini tidak dapat dilepaskan seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap jasa angkutan udara untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur industri hulu migas yang tersebar di Tanah Air,” ungkap Rudi.

Menurutnya, kehadiran Garuda Indonesia melalui jaringan konektivitas antardaerah yang semakin luas menjadi pilihan yang tepat sebagai moda transportasi udara bagi para tenaga kerja. Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman untuk dapat menjaga produktivtias para pekerja hulu migas.

“Kerjasama ini menunjukkan komitmen dari SKK Migas untuk mendukung industri dalam negeri melalui penerapan TKDN di sektor penerbangan. Kami berharap kontribusi industri hulu migas melalui TKDN akan menjaga kelangsungan industri nasional menghadapi situasi perekonomian yang sulit, untuk terus bertahan dan membangun daya saing yang lebih kuat untuk mendukung pencapaian visi 2030 yaitu produksi minyak 1 juta barrel dan gas 12 BSCFD ,” pungkas Rudi.

Sementara, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi menambahkan dengan masih terbukanya potensi jasa angkutan udara di berbagai wilayah eksplorasi hulu minyak dan gas, kemitraan yang telah dijalin bersama Garuda Indonesia dapat dikembangkan lebih jauh. Ke depan, ruang lingkup kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mencakup penyediaan jasa angkutan udara penumpang, namun juga penyediaan layanan jasa kargo dan charter sejalan dengan tingginya kebutuhan layanan transportasi udara oleh para kontraktor dan sub-kontraktor guna memperbesar potensi yang ada.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Transformasi Digital BRI Picu Sharing Economy di Tengah Masyarakat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus melakukan transformasi digital untuk menciptakan pertumbuhan kinerja di masa depan. Transformasi digital tersebut memberikan dampak besar terhadap sharing economy di tengah masyarakat. Dalam transformasi digital hal utama adalah bukan…
 
Nasional
2 jam yang lalu
Layanan KRL Pagi Ini Berjalan Tertib, Pengguna Mulai Beradaptasi Dengan Layanan di Stasiun Manggarai
Pengguna KRL pada Senin pagi (27/9) tercatat meningkat jumlahnya dibanding Senin pekan lalu. Namun pengguna dapat tertib mengikuti penyekatan dan protokol kesehatan di stasiun maupun KRL. Para pengguna juga mulai beradaptasi dengan penyesuaian layanan di Stasiun Manggarai.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Rawat Satwa yang Terluka, KPI Bangun Klinik Karantina Taman Wisata Alam Sorong
Sejumlah petugas di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong, Papua Barat terlihat sibuk menerima kedatangan warga. Para warga datang ke TWA dengan membawa sejumlah satwa ilegal liar dalam kondisi terluka, seperti burung Kakak Tua Raja, Cenderawasih, Lau Lau, berbagai jenis kadal, dan lain-lain.
 
Nasional
21 jam yang lalu
BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster
BRI terus mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan UMKM selama masa pandemi baik di wilayah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok daerah.
 
Nasional
23/09/2021 17:42 WIB
Penumpang dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Soetta
Berdasarkan surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes COVID-19 yakni tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan…
 
Nasional
23/09/2021 17:30 WIB
Asyik, Rapid Test Antigen di Stasiun Kini Cukup Bayar Rp45.000
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di seluruh stasiun yang memiliki layanan antigen dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021.
 
Nasional
23/09/2021 17:24 WIB
Dukung Prokes Terintegrasi, PeduliLindungi Sudah Digunakan 1 Juta di Bandara AP II
Sebagai upaya penerapan integrasi PeduliLindungi di berbagai sektor, PT Angkasa Pura II (Persero) berkolaborasi dengan stakeholder yakni maskapai,
Telkomsel