Fauzi Jamal
Selasa, 05 Desember 2023 - 05:01 WIB

Hudi D Suryodipuro : Paparkan Cara Industri Hulu Migas Kurangi Emisi Karbon di COP28

Foto/Dok-SKKMigas/ECONOMICZONE
Foto/Dok-SKKMigas/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dubai – 1 Desember 2023. Industri hulu migas di Indonesia telah menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi emisi karbon. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai wakil Pemerintah dalam mengelola hulu migas di Indonesia telah memiliki roadmap pengelolaan emisi karbon melalui Program Low Carbon Iniciative yang ada di Rencana dan Strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0

Kegiatan dalam rangka mendukung Low Carbon Iniciative antara lain melalui regulasi, manajemen energi, zero flaring, proyek Carbon Capture and Storage (CCS) maupun Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), mengurangi emisi dalam setiap aktivitas hulu migas dan melakukan reforestrasi atau penghijauan kembali

Pada kegiatan talkshow  di Paviliun Indonesia pada ajang COP28 di Dubai (1/12), Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro yang menjadi salah satu pembicara menyampaikan bahwa industri hulu migas di Indonesia telah menempatkan lingkungan berkelanjutan sebagai salah satu target dalam rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas 4.0. Menurutnya, apa yang dilakukan industri hulu migas  telah sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mewujudkan target nett zero emission di tahun 2060.

Hudi menyampaikan bahwa kebutuhan energi migas di Indonesia terus meningkat, meskipun secara prosentase kontribusinya menurun, tapi secara volume bertambah. Katanya, menurut rencana umum energi nasional (RUEN) kebutuhan minyak di tahun 2050 akan meningkat 139% dan gas meningkat 298%. “Artinya, ekplorasi untuk menemukan cadangan migas baru harus terus dilakukan, karena selain kebutuhan yang meningkatkan, potensi migas di Indonesia masih menjanjikan. Dari 128 cekungan yang sudah berproduksi saat ini sebanyak 20 cekungan”, terang Hudi.

Hudi menambahkan, di era transisi energi peranan gas akan sangat penting karena memiliki emisi karbon yang paling rendah dibandingkan energi fosil lainnya. “Kami bersyukur potensi gas di Indonesia masih sangat melimpah. Baru-baru ini, Indonesia mencatatkan sebagai salah  satu giant discovery terbesar nomor 3 dunia dengan penemuan cadangan gas yang besar di Blok North Ganal di Kalimantan Timur”.

Lebih lanjut Hudi menyampaikan Pemerintah dan SKK Migas terus mendorong penggunaan gas untuk domestik, saat ini sekitar 70% produksi gas nasional dialokasikan untuk domestik. Dia menginformasikan proyek-proyek raksasa yang menghasilkan gas seperti Abadi Masela dan Tangguh Train 3 yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Jokowi, alokasi terbesar untuk kebutuhan gas domestik.

Terkait proyek CCS/CCUS, Indonesia telah bergerak maju untuk mengimplementasikannya.  Hudi menginformasikan bahwa proyek besar seperti Abadi Masela juga akan mengimplementasikan CCS/CCUS. Untuk proyek besar Tangguh, beberapa waktu yang lalu Presiden Jokowi telah melakukan ground breaking proyek CCS Ubadari. Proyek ini dengan potensi kapasitas penyimpanan CO2 hingga 1,8 Gt. Selain menghasilkan tambahan produksi gas, proyek ini ini akan menginjeksikan sekitar 30 juta ton CO2 sampai tahun 2035 ke reservoir yang ada. “Ini tentu bukti keseriusan Pemerintah, SKK Migas dan KKKS dalam menerapkan teknologi CCS/CCUS untuk mengurangi emisi karbon dan menjaga lingkungan berkelanjutan”, ujarnya.

Lebih lanjut Hudi mengatakan, salah satu bentuk kolaborasi nyata antara SKK Migas dan KKKS dapat dilihat pada ajang COP28. Dimana di Paviliun Indonesia, MedcoEnergi dengan dukungan SKK Migas melakukan kegiatan dalam rangka mendorong ekspose yang lebih luas di dunia internasional mengenai industri hulu migas yang telah melakukan dan akan terus meningkatkan kontribusinya dalam pengurangan emisi karbon. “Apresiasi dan terima kasih kepada MedcoEnergi yang telah memberikan dukungan terbaik dalam ajang ini, untuk menunjukkan wajah industri hulu migas nasional yang ramah lingkungan dan memiliki komitmen nyata dalam mengurangi emisi karbon”, pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
BUMD Jakarta Diminta Tingkatkan Sinergi, Dukung Jakarta Global City
Sejalan dengan pembahasan pembentukan Daerah Khusus Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan diri menuju Jakarta Global City.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Konsisten Terapkan Prinsip ESG, Bank DKI Raih Penghargaan ESG Recognized Commitment
Upaya Bank DKI dalam menjaga konsistensi penerapan keuangan berkelanjutan dengan terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan keuangan berkelanjutan, berhasil meraih apresiasi berupa penghargaan dari B-Universe…
 
Industri
23 jam yang lalu
Dua Perusahaan Indonesia Umumkan Komitmen Bebas Sangkar
Setelah dialog dengan Act For Farmed Animals, perusahaan cepat saji, Subway Indonesia serta restoran dan toko retail, Bali Buda, mengumumkan komitmennya untuk tidak menggunakan telur dari sangkar dalam rantai pasokan mereka.
 
Nasional
27/02/2024 15:43 WIB
Elnusa Petrofin Lanjutkan Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri dan Penghijauan Sebagai Fokus CSR 2024
PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan dari PT Elnusa Tbk (ELSA), telah menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Petrofin Peduli sepanjang tahun 2023.
 
Nasional
25/02/2024 21:47 WIB
Berkolaborasi dengan Sinarmas Land, Kemenkominfo Memaksimalkan Pembangunan Ekonomi Digital
Kemenkominfo dan Sinarmas Land berkolaborasi menggelar seminar kegiatan literasi digital untuk meningkatkan masyarakat akan pentingnya empat pilar literasi digital dalam memaksimalkan media sosial sebagai alat pemasaran dan pembangunan ekonomi digital.
 
Nasional
25/02/2024 15:51 WIB
BTN Bangun Peradaban dan Masa Depan Bangsa
Siapa tidak kenal dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)? Seluruh Indonesia mengenalnya sebagai Raja KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Hampir seluruh rumah pertama yang dimiliki masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dibiayai oleh Bank BTN.
 
Nasional
24/02/2024 07:50 WIB
Kemenkominfo Mengukuhkan Mahasiswa Universitas Negeri Malang Sebagai Agen Perubahan
Kemenkominfo mendukung Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) lewat Seminar Literasi Digital Sektor Pendidikan yang bertujuan untuk mengasah kemampuan kritis mahasiswa di tengah gempuran distorsi informasi.
Telkomsel