Gilbert Sem Sandro
Senin, 29 Maret 2021 - 20:50 WIB

Densus 88 Ringkus Empat Orang Teroris Di Bekasi Dan Condet

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Detasemen Khusus(Densus) 88 meringkus empat orang teroris di Desa Sukasari, Bekasi dan Condet Jakarta Timur pada Senin(29/3/2021) pukul 09.38 WIB.

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Fadil Imran menjelaskan, penangkapan teroris tersebut merupakan perintah langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pasca insiden bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar.

"Kapolri memerintahkan kepada seluruh jajajran, untuk meningkatkan kewaspadaan ancaman teror yang terjadi belakangan ini," ujar Fadil Imran saat Konfrensi Pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin(29/3/2021).

Keempat teroris yang ditangkap tersebut ialah, ZA(37) laki-laki, BS(43) laki-laki, AJ(46) laki-laki, dan yang terakhir, HH(56) seorang laki-laki.

Kemudian, dalam penggeledahan kedua tempat tersebut, Densus 88 mengamankan lima bom aktif yang sudah dirakit. Bom ini tergolong dalam Bom High Ekslposif yang sangat sensitif.

"Bom ini memiliki sifat khas yang sangat mudah terbakar, meski hanya dengan gesekan panas ataupun pemicu lainnya," kata Fadil.

Selain itu, Tim gabungan Densus 88 juga mengamankan Triaceton Triperoxide (TATP) dari lima bom toples, dengan berat 3,5 KG.

"Sesuai dengan perkiraan, TATP ini kalau di rakit menjadi sebuah bom, dapat menghasilkan 70 buah bom pipa," tambah Fadil.

Dari hasil penangkapan hari ini, lanjut Fadil, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan, dari golongan mana teroris yang ditangkap tersebut.

"Telalu dini bagi kami untuk menyimpulkan, sebab kami membutuhkan fakta lebih lanjut dan korelasi yang jelas antar kasus penangkapan ini. Semua barang bukti yang didapat di TKP, merupakan temuan awal yang akan didalami tim penyidik Densus 88 anti teror Polri," lanjutnya.

Para tersangka teroris tersebut, dikenakan pasal 15 Juncto pasal 7. Dan pasal 9 tentang tindak pidana terorisme, dengan ancaman 15 tahun penjara.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
Modus Baru Mafia Judi Online Incar Petani dan Ibu Rumah Tangga sebagai "Ternak Rekening"
Modus ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber tidak hanya menyasar pengguna internet, tetapi juga memanfaatkan keterbatasan ekonomi masyarakat di daerah.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Duel Klasik Abadi Ambisi Argentina dan Inggris Saling Sikut ke Final Piala Dunia 2026
Selain memperebutkan satu tempat di final, duel ini juga menjadi ajang pembuktian dua negara yang sama-sama memiliki ambisi mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Bertambahnya Populasi, Anak Gajah Sumatera di Lampung Diberi Nama "Rut" oleh Menhut
“Kelahiran anak gajah ini menjadi bukti nyata komitmen Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung pelestarian Gajah Sumatera.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Pendekatan Personal Berhasil, Luka Modric Siap Perpanjang Kontrak di AC Milan
Saat ini Modric memang masih menikmati masa liburan musim panasnya, namun sinyal hijau untuk melanjutkan masa bakti di San Siro tampaknya tinggal menunggu peresmian hitam di atas putih.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Kemenhut Lepasliarkan Lima Orangutan  Kembali Pelukan Rimba  ke Taman Nasional Betung Kerihun  
Kelima individu orangutan tersebut adalah Benazir (14 tahun), Jamilah (25 tahun) beserta anaknya Ulin (1 tahun), dan Sinta (13 tahun) beserta anaknya Sabine (2 tahun).
 
Nasional
15 jam yang lalu
Luar Biasa! Pedro Porro Tak Percaya Skuat Spanyol Bisa Taklukkan Prancis
Pedro Porro sebut keberhasilan skuat Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 setelah bungkam Prancis 2-0 bagaikan mimpi jadi nyata.
 
Nasional
14/07/2026 20:49 WIB
Sinergi Bersama OJK, Komdigi, dan Perbankan: Bersama Menutup Celah, Melindungi Rupiah dari Kejahatan Scam dan Judi Online
siber yang telah berjalan adalah operasional Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
Telkomsel