Gilbert Sem Sandro
Kamis, 25 Maret 2021 - 18:02 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Tersangka Penipuan Dengan Modus Lowongan Kerja

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap tersangka penipuan bermodus lowongan pekerjaan yang diadakan dari Bank Negara Indonesia (BNI).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka tersebut merupakan pemuda berinisial MTN yang berasal dari Sulawesi Selatan.

"MTN ditangkap jajaran Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, hari Sabtu kemarin dan sekarang sudah jadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis(25/3/2021).

Kemudian Yusru menjelaskan, kasus ini bermula ketika ada seorang korban mendatangi kantor BNI untuk menanyakan lamaran, padahal saat itu BNI tidak tengah membuka lowongan pekerjaan.

Lalu pihak PT. BNI melaporkan ke Polda Metro Jaya pada 18 Februari 2021 lalu, dan teregistrasi dengan nomor laporan LP/953/II/YAN.2.5./2021/SPKT PMJ.

Kemudian, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan dalam pengungkapan kasus tersebut penyidik kepolisian mengamankan satu orang tersangka berinisial MTM, yang bersangkutan ditangkap di Sulawesi Selatan pada 20 Februari 2021.

Tersangka MTN, lanjut Yusri, membuat sebuah situs lowongan kerja yakni, https://recruitmentbni.snaphunt.com/ dan jooble.org, dan dalam situs tersebut, MTN menggunakan logo BNI untuk menampung calon korbannya, agar terkesan seperti situs resmi .

"Intinya (kasus ini) adalah mengundang orang yang berminat untuk di rekrutmen atau mau bekerja," lanjutnya.

Selanjutnya, dia menghubungi calon korbannya dengan menggunakan alamat e-mail recruitment.callbni@gmail.com untuk meminta sejumlah uang sejumlah Rp 1,7 juta yang harus di transfer ke rekening tersangka, sebagai biaya transportasi.

"Tersangka MTN juga mengiming-imingi gaji sebesar Rp10 juta untuk menarik korbannya," papar Yusri.

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan, yang bersangkutan tidak hanya melakukan penipuan bermodus serupa dengan mencatut nama bank BNI.

"Dia juga mencatut nama sejumlah perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), seperti Waskita Karya, Angkasa Pura dan lainnya," tutur Yusri.

Akibat perbuatannya MTM kini telah menyandang status tersangka dan telah ditahan oleh Polda Metro Jaya.

 

MTM dijerat dengan Pasal 35 dan Pasal 51 Undang-Undang Nomor 11 Tahum 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp12 miliar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
07/04/2021 11:33 WIB
Jokowi Sampaikan Arahan Percepat Penanganan Bencana NTT Dan NTB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk mempercepat penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) dan Nusa Tenggara Barat(NTB).
 
Nasional
05/04/2021 16:23 WIB
Kapolri Pastikan Perayaan Jumat Agung Hingga Paskah Berjalan Lancar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan rangkaian perayaan mulai dari Jumat Agung hingga perayaan Paskah tahun 2021 berjalan dengan lancar, aman dan damai. 
 
Nasional
31/03/2021 23:14 WIB
Kronologis Penyerangan Terduga Teroris Di Mabes Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kronologi terkait penyerangan yang dilakukan terduga teroris di Mabes Polri.
 
Nasional
31/03/2021 16:45 WIB
Kronologis Ditemukannya CVR Sriwijaya SJ-182
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerdjanto Tjahjanto mengungkap kronologi ditemukannya Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 9 Januari Lalu.
 
Nasional
31/03/2021 16:11 WIB
Tim Gabungan Basarnas Akhirnya Temukan CVR Sriwijaya SJ-182
Menteri Perhubungan(Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja dari tim gabungan Basarnas yang terus melakukan pencarian CVR guna melengkapi data dari Flight Data Recorder(FDR) yang sudah lebih dulu ditemukan.
 
Nasional
30/03/2021 20:23 WIB
Nadiem Makarim Tentang Sekolah Tatap Muka: Tanya Pemda Masing-Masing
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, meminta masyarakat untuk menanyakan kapan sekolah dibuka, kepada Bupati/Walikota dan Gubernur ebagai pimpinan pemerintah daerah.
 
Nasional
29/03/2021 20:50 WIB
Densus 88 Ringkus Empat Orang Teroris Di Bekasi Dan Condet
Detasemen Khusus(Densus) 88 meringkus empat orang teroris di Desa Sukasari, Bekasi dan Condet Jakarta Timur pada Senin(29/3/2021) pukul 09.38 WIB.
Telkomsel