Aldhi Chandra
Sabtu, 05 Desember 2020 - 19:18 WIB

Bantuan Kemanusiaan untuk Anak dan Keluarga Pengungsi Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Lembata

Foto/Ist/Economiczone
Foto/Ist/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sejak Minggu (29/11), ribuan masyarakat di Kabupaten Lembata, NTT, terpaksa mengungsi akibat erupsi Gunung Ili Lewotolok. Berdasarkan kaji cepat kebutuhan (Rapid Need Assessment/RNA) yang dilakukan tim tanggap darurat Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), diketahui bahwa ada sekitar 17.293 orang, termasuk anak-anak, atau 4.808 keluarga dari 26 desa di Lembata yang terdampak erupsi ini.

Menindaklanjuti hal tersebut, Plan Indonesia sebagai organisasi yang memperjuangkan perlindungan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan, bergerak menyalurkan bantuan untuk memastikan pendampingan dan pemenuhan hak anak di situasi bencana ini. Kabupaten Lembata merupakan salah satu wilayah kerja Plan Indonesia di NTT sejak 2006. Sebanyak 9.953 anak dampingan Plan Indonesia berusia 0 sampai 18 tahun yang berasal dari keluarga termarjinalkan, tinggal di wilayah tersebut. Sebagian dari mereka pun terdampak erupsi Gunung Ili Lewotolok dan terpaksa mengungsi sejak Minggu lalu.

Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia, berharap agar bantuan dari Plan Indonesia dapat meringankan beban anak-anak dan keluarga yang terdampak. Plan Indonesia berada bersama anak-anak dan keluarga terdampak di Lembata. Kami akan berusaha membantu agar mereka, khususnya anak anak, tetap mendapatkan hak-hak mereka, termasuk pendidikan yang layak selama di pengungsian, perlindungan anak dan manajemen kebersihan menstruasi. Tentunya dengan melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemik COVID-19 ini," tegas Dini.

Beragam jenis bantuan dibutuhkan untuk mengurangi risiko yang mengancam kesehatan, keselamatan anak dan keluarganya di pengungsian. Di antaranya, risiko penyakit menular, pelecehan seksual, kekerasan, maupun berkurangnya akses terhadap pendidikan karena kondisi yang tidak kondusif.

Riska (16 tahun), seorang anak perempuan dampingan Plan Indonesia yang terdampak erupsi, menyuarakan hal hal yang dibutuhkan oleh anak-anak di pengungsian. Misalnya, bantuan psikososial bagi anak untuk melewati trauma paska erupsi, ruang aktivitas ramah anak, juga tempat pengungsian yang bersih.

“Saya berharap bisa mendapat tempat pengungsian yang bersih dan aman untuk anak-anak sehingga kami dapat tinggal sementara dengan nyaman dan fokus belajar. Saat ini, kami sedang menghadapi ujian online. Saya berharap bisa tetap mengikuti ujian ini dengan baik,” ujar Riska saat ditemui di salah satu titik pengungsian di kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, Kamis (3/12).

Untuk membantu anak-anak yang terdampak seperti Riska dan keluarganya, Plan Indonesia bergerak memberikan bantuan dalam tiga hal, yaitu perlindungan anak, akses terhadap air bersih, sanitasi, dan higiene (WASH), juga bantuan pendidikan. Bantuan ini akan diberikan dalam beberapa bentuk, termasuk penyaluran alat pembelajaran dan peralatan higiene menstruasi. Selain itu, Plan Indonesia juga mendirikan ruang ramah anak dan menyalurkan bantuan psikososial kepada anak-anak, sekaligus memberikan pelatihan ulang (refreshment) kepada guru-guru binaan terkait pendidikan yang layak dalam situasi darurat.

TAGS
  1. Plan
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
 
Nasional
5 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
16 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
Ad Placholder