Roni Mawardi
Kamis, 08 Maret 2018 - 12:46 WIB

Wijaya Karya Terbitkan Surat Utang Rp 4,5 Triliun Di London

Wijaya Karya
Wijaya Karya
Dummy

ECONOMIC ZONE - Fokus mengembangkan proyek infrastruktur di dalam negeri, PT Wijaya Karya resmi masuk Bursa Efek London, LSE, untuk menjual obligasi atau surat utang senilai US$405 juta atau sekitar Rp5,4 triliun.Pencatatan obligasi Wijaya Karya dilakukan di LSE, Senin (29/01) disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan beberapa pejabat Wijaya Karya.

Penerbitan obligasi berdenominasi rupiah di luar negeri -yang biasa disebut komodo bond- dimaksudkan sebagai salah satu sumber pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. "Komodo bond  pinjaman dari luar negeri tapi berbentuk rupiah. Jadi kami tak terkena risiko (perbedaan) nilai tukar mata uang asing. Ini penting karena pendapatan proyek-proyek di Indonesia berbentuk rupiah," kata Menteri BUMN Rini Soemarno melalui siaran pers yang diterbitkan perusahaan.

Rini mengatakan, untuk saat ini memang belum ideal karena baru dua perusahaan milik negara yang mengeluarkan komodo bond di London, setelah sebelumnya PT Jasa Marga pada Desember 2017. Idealnya, kata Rini, setidaknya ada empat atau lima issuer sehingga pasarnya lebih aktif lagi. Dalam penerbitan obligasi dengan kupon (bunga) 7,7% ini, Wijaya Karya mengalami kelebihan peminat yang mencapai 250%.

Ke depan, tak hanya perusahaan BUMN yang didorong untuk menerbitkan obligasi dalam bentuk rupiah di luar negeri, melainkan juga berpeluang terhadap perusahaan swasta. Hal ini dilakukan mengingat minat investor membeli obligasi sangat tinggi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
02/12/2021 16:29 WIB
Antisipasi Pengalihan Arus, KA Jarak Jauh Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
Dalam rangka mengantisipasi pengalihan Arus Lalu Lintas pada Kamis (2/12), ada 12 Nomor KA keberangkatan Stasiun Gambir berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang KA Jarak Jauh.
 
Nasional
02/12/2021 16:26 WIB
Demi BUMN yang Kuat dan Mampu Bersaing, Erick Thohir Tutup 74 Anak Cucu Perusahaan
Kementerian BUMN terus melakukan efisiensi dan konsolidasi BUMN, terutama terkait dengan anak dan cucu perusahaan BUMN. Sampai dengan saat ini, 74 anak dan cucu perusahaan BUMN telah ditutup oleh Kementerian BUMN.
 
Nasional
01/12/2021 15:59 WIB
DPR: Barata Indonesia Harus Jadi Leader Industri Manufaktur Nasional
Komisi VI DPR RI melakukan lawatan ke PT Barata Indonesia (Persero) dalam rangka mendukung program restrukturasi yang dijalankan PT Perusahaan Pengelola Aset ( Persero) kepada Barata Indonesia.
 
Nasional
01/12/2021 15:56 WIB
Awal Tahun 2021, BNI Life Bayarkan Klaim Hingga Rp1,25 Triliun
Di umur yang ke-25, BNI Life mengadakan rangkaian acara syukuran ulang tahun secara virtual dangan tema “Silve25ary”.
 
Nasional
30/11/2021 11:59 WIB
TNI Proses Hukum Oknum Prajurit yang Terlibat Bentrokan
Adapun kasus pelanggaran hukum antara lain, bentrok di Ambon antara Oknum TNI AD Provost Denmadam XVI/PTM dengan Oknum Satlantas Polresta Ambon pada pukul 18.07 WIT, Rabu, 24 November 2021.
 
Nasional
24/11/2021 18:24 WIB
Promo Naik Bus DAMRI, Beli Tiket Dapat Cashback Rp20.000
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 yang jatuh pada 25 November 2021, DAMRI terus memberikan pelayanan terbaiknya. Salah satunya menggandeng LinkAja dengan menghadirkan promo cashback maksimal Rp20.000.
 
Nasional
24/11/2021 18:20 WIB
KemenPPPA dan PNM Kolaborasi Dorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Bali
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong program kesetaraan gender melalui program Training of Trainer (TOT) Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Pada Anak kepada…
Telkomsel