Aldhi Chandra
Senin, 17 Agustus 2020 - 19:33 WIB

Minat Beli Apartemen di TB Simatupang Meningkat 20 Persen

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Minat pembelian apartemen di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan meningkat deras. Dari data portal properti Lamudi.co.id menunjukan tren pencarian apartemen di kawasan TB Simatupang di sepanjang triwulan II tahun ini melonjak 20 persen jika dibandingkan posisi triwulan I 2020.

Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id menegaskan tren peningkatan pencarian apartemen di kawasan TB Simatupang menjadi tolak ukur bahwa kawasan tersebut makin diminati masyarakat untuk ditinggali ataupun dengan tujuan investasi. Terlebih saat ini, banyak gedung perkantoran perusahaan nasional maupun multinasional yang berdiri di sepanjang koridor TB Simatupang yang telah menjadi central business district (CBD) di Jakarta Selatan.

“Meningkatnya tren pencarian apartemen di TB Simatupang ini juga menegaskan bahwa minat membeli apartemen tidak surut, meskipun di tengah kondisi pandemi seperti sekarang,” kata Mart.

Mart mengatakan, mayoritas pencari apartemen di kawasan TB Simatupang didominasi kelompok umur 24-34 tahun serta 35-45 tahun yang berdomisili di kawasan Jabodetabek. ”Tren pencarian apartemen di TB Simatupang biasanya melonjak setiap hari Selasa hingga Kamis,”kata Mart.

Hammy Sugiharto, Head of Marketing SQ Rés sepakat dengan pendapat Mart. Menurutnya, kawasan TB Simatupang wajar menjadi lokasi hunian favorit karena daerah ini menyediakan banyak nilai lebih. Salah satunya yakni kawasan TB Simatupang memiliki simpul-simpul transportasi publik, seperti adanya Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT) hingga Transjakarta.

“Selain transportasi massal, bagi mereka yang terbiasa menggunakan kendaraan pribadi, kawasan TB Simatupang juga berdekatan dengan tol JORR. Fasilitas ini sangat membantu mobilitas masyarakat untuk pergi kemanapun ” kata Hammy.

Nilai tambah penting lainnya, lanjut Hammy, karena koridor TB Simatupang sejak lama dikenal sebagai CBD. Banyak masyarakat yang bekerja di kawasan tersebut membutuhkan hunian yang nyaman dan lokasinya dekat kantor.

“Tersedianya apartemen di sekitar kawasan TB Simatupang sangat penting, apalagi bagi para ekspatriat yang selalu mencari tempat tinggal yang nyaman dan dipenuhi dengan fasilitas yang lengkap. Apartemen SQ Rés adalah solusi terhadap kebutuhan tersebut,” tegas Hammy.

SQ Rés merupakan salah satu apartemen yang berlokasi di koridor paling premium TB Simatupang. Apartemen karya pengembang properti terkemuka PT Intiland Development Tbk ini merupakan pilihan terbaik bagi mereka yang ingin memiliki apartemen dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang lengkap serta harga yang kompetitif.

Apartemen SQ Rés dibangun dengan konsep tropical resort yang modern, setiap unit apartemen dibuat mewah dan nyaman. Kesan luxury pada apartemen ini dapat terlihat dari digunakannya material marmer khas Italia pada bagian ruang utama. Sementara di bagian dapur, pengembang juga menyematkan berbagai peralatan memasak berkualitas premium seperti induction stove, cooking hood dan kitchen sink.

Menariknya lagi, apartemen ini juga dilengkapi dengan fitur smart home system yang memungkinkan setiap penghuni untuk mengoperasikan AC dan lampu dengan menggunakan smartphone.

Lokasi apartemen SQ Rés juga terbilang sangat strategis, karena diapit oleh 2 stasiun MRT, yakni Stasiun Fatmawati (berjarak 500 meter) dan Stasiun Lebak Bulus (berjarak 600 meter). Untuk memudahkan penghuni, pihak pengembang juga menyediakan shuttle bus dari dan menuju apartemen SQ Rés.

Menjadi kesatuan dari pengembangan kawasan perkantoran terpadu South Quarter, apartemen SQ Rés dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektar. Tersedia dua tower yakni D dan tower E yang masing-masing memiliki ketinggian 23 lantai. Untuk fungsi hunian berada di lantai 2 – 26 dengan 16 unit hunian per lantainya. Tipe unit yang ditawarkan pun cukup bervariatif, mulai dari tipe studio (30 m²), 1 bedroom (36 m²), 1 bedroom (45 m²), 1 bedroom + study (60 m²), 2 bedroom + corner (86 m²), 2 bedroom (93 m²), dual key (117 m²). Adapun harga satu unit apartemen SQ Rés dijual mulai dari Rp 1,1 miliar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
Kementerian Kehutanan dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Konservasi di Sulawesi Utara
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meninjau implementasi program konservasi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
 
Nasional
6 jam yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
6 jam yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
 
Nasional
8 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
19 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
22 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
Ad Placholder