EW
Selasa, 24 April 2018 - 07:13 WIB

Kuartal I-2018, Laba Bersih BNI Meningkat 13,3%

Jajaran Direksi Bank BNI usai Paparan Kinerja Kuarta I
Jajaran Direksi Bank BNI usai Paparan Kinerja Kuarta I
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk hingga kuartal I-2018 mencatatkan laba bersih senilai Rp3,66 triliun, meningkat 13,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,23 triliun. 

Direktur Keuangan Bank BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan pertumbuhan laba ini ditopang kinerja penyaluran kredit yang meningkat 10,8 persen dibandingkan periode yang sama 2017 atau lebih cepat dibandingkan pertumbuhan kredit di industri perbankan sebesar 8,2 persen per Februari 2018. 

"Pertumbuhan kredit ini mendorong pendapatan bunga bersih perseron yang naik 9,5 persen pada kuartal I-2018," katanya di Jakarta, Senin (23/4) . 

Menurut Anggoro, laba Bank BNI juga mendapatkan kontribusi dari pertumbuhan Pendapatan Non Bunga (Non Interest Income) sebesar 18,5 persen.

Perseroan mencatatkan penyaluran kredit pada kuartal I-2018 senilai Rp439,46 triliun, meningkat 10,8 persen dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar Rp396,52 triliun. 

"Dengan penyaluran kredit ini Bank BNI mampu mencatatkan pendapatan bunga bersih di kuartal pertama 2018 sebesar Rp8,5 triliun," urainya.

Ditambahkan, perseroan juga berhasil membukukan Pendapatan Non-Bunga senilai Rp2,65 triliun, meningkat 18,5 persen dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp2,23 triliun. 

Peningkatan Pendapatan Non-Bunga ini didorong oleh pertumbuhan kontribusi komisi dari segmen business banking antara lain komisi dari neraca keuangan yang naik 47,7 persen. 

"Pendapatan Non Bunga juga ditopang pertumbuhan transaksi pada bisnis konsumer dan ritel antara lain dari pengelolaan rekening, transaksi kartu kredit, serta transaksi  kartu debit," ungkapnya. 

Pertumbuhan pendapatan non bunga tersbeut jauh melampaui pendapatan non bunga di industri perbankan yang tumbuh negatif 4,2 persen.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder