Gilbert Sem Sandro
Sabtu, 27 Juni 2020 - 14:45 WIB

Eastspring Indonesia Tawarkan Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Greater China Equity USD

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Eastspring Indonesia bekerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia untuk menawarkan reksa dana khusus yaitu Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Greater China Equity USD, bagi nasabah Bank sampai dengan September 2020 dan akan dipasarkan ke masyarakat luas pada 1 Oktober 2020.

Presiden Direktur PT.Eastspring Investments Indonesia Alan J.Tangkas Darmawan mengatakan, sejak diluncurkan dan mulai penjualan melalui Bank pada 15 Juni 2020, produk Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Greater China Equity USD mendapatkan respons positif dari nasabah Bank dan telah membukukan volume penjualan sebesar USD 1.994.445 sampai dengan 22 Juni 2020.

"Melalui kerjasama ini, produk kami akan dipasarkan oleh Standard Chartered. Kami harapkan Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Greater China Equity USD dapat membantu para nasabah Priority Banking Standard Chartered dalam memenuhi kebutuhan mereka akan solusi keuangan terbaik dan memberikan nilai tambah,” ujar Alan saat memberikan keterangan, pada Sabtu(27/2020) di Jakarta.

Kemudian Alan juga menambahkan, peluncuran Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Greater China Equity USD ini adalah spesial, karena hal ini merupakan produk reksa dana pertama Bank yang menawarkan tujuan investasi khusus di kawasan Greater China.

"Hal ini sejalan dengan salah satu fokus Standard Chartered Bank Indonesia di 2020 untuk terus menawarkan pilihan baru produk-produk investasi bagi para nasabah," tambah Alan.

Lebih lanjut Andrew Chia, yang merupakan Chief Executive Officer, Standard Chartered Bank Indonesia menjelaskan, bahwa Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Greater China Equity USD tersebut cocok  untuk investor dengan jangka waktu investasi menengah dan panjang, dan juga berbasis saham yang dapat menawarkan akses investasi untuk menangkap potensi pertumbuhan pasar di kawasan Greater China.

"Produk reksa dana ini merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan, khususnya bagi investor yang memiliki modal, pengetahuan dan waktu yang terbatas. Reksa dana ini juga turut memberikan ketenangan hati bagi para investor yang lebih memilih berinvestasi pada reksa dana dan saham-saham yang dikelola dengan prinsip Syariah," jelas Andrew.

Reksa Dana juga tidak hanya menyediakan akses bagi investor lokal ke salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, namun juga dirancang untuk memenuhi berinvestasi di saham-saham yang asset portfolio dan cara transaksinya memenuhi kriteria Syariah.

"Salah satunya ada di sektor teknologi, seperti Tencent, Alibaba Group, JD.com yang merupakan beberapa top holdings dari saham investasi reksa dana ini," tutup Andrew.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
TransTRACK Dukung DSRT Raih Juara di Kejurnas Jembrana Time Rally 2026
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang diperkuat Rifki Darmawan Haryanto sebagai driver, Muhamad Nur Faiz sebagai navigator, serta Mochammad Fadillah Putra sebagai passenger.
 
Nasional
8 jam yang lalu
BP BUMN Rombak Direksi Management Danareksa Guna Perkuat Transformasi Bisnis
Perubahan besar dalam jajaran kepemimpinan perusahaan di Jakarta untuk memperkuat transformasi serta sinergi antarunit bisnis.
 
Nasional
29/05/2026 19:14 WIB
Denny JA: Macron dan Pabowo, Dua Pemain Geopolitik yang Hebat
Bagi Denny JA, hubungan Indonesia-Prancis hari ini lebih dari sekadar kontrak ekonomi atau diplomasi biasa.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
Telkomsel