I.E.K
Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:52 WIB

RUPST 2019, Waskita Karya Catatkan Laba Bersih Rp1,03 Triliun

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) telah selesai menyelanggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019. Dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (5/6), Menteri BUMN Erick Thohir mencopot dua direktur Utama Waskita Karya yaitu I Gusti Ngurah Putra dan Dirketur Keuangan Haris Gunawan. Kemudian Erick mengangkat Destiawan Soewardjono sebagai Dirut dan Taufik Hendra Kusuma sebagai Dirkeu. 

Sedangkan di jajaran komisaris, dua orang komisaris juga dicopot yaitu Agus Sartono dan Aqil Irham dari jabatan komisaris. Menteri Erick kemudian mengangkat M. Fadjroel Rachman yang merupakan Juru Bicara Presiden Joko Widodo. Padahal sebelumnya, Fadjroel menjabat cukup lama sebagai Komisaris Utama Adhi Karya dan baru dicopot kemarin. 

Pada tahun buku 2019 Waskita Karya juga berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp31,39 triliun dan laba bersih yang dicapai sebesar Rp1,03 triliun, kemudian total aset sebesar Rp122,59 triliun, total liabilitas sebesar Rp93,47 triliun, total ekuitas sebesar Rp29,12 triliun, dan nilai kontrak baru sebesar Rp26,08 triliun.

“Dengan tambahan nilai kontrak baru tersebut serta adanya sisa nilai kontrak sebesar Rp62,02 triliun, maka total kontrak yang dikelola oleh Waskita Karya pada tahun 2019 sebesar Rp88,10 triliun,” kata President Director PT Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/6).

Pada tahun 2019, Waskita Karya menerima pembayaran atas proyek turnkey sebesar Rp26 triliun. Pembayaran proyek itu diterima atas pembayaran Proyek Jalan Tol Cinere – Serpong sebesar Rp1,21 triliun, proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang sebesar Rp3 triliun, proyek Tol TBPPKA (Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung) sebesar Rp10,3 triliun, proyek Tol Batang – Semarang sebesar Rp2 triliun, proyek Ruas Tol TBPPKA (Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung) (porsi VGF Tol Jakarta-Cikampek) sebesar Rp1,24 triliun, proyek transmisi paket 1-2 Sumatera sebesar Rp 4 triliun dan penerimaan proyek lainnya sebesar Rp3,9 triliun. Kemudian untuk proyek konvensional sebesar Rp16 triliun serta pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp5,4 triliun.

“Di bidang non-teknik dan bisnis, pada tahun 2019 Waskita Karya telah berhasil mencatatkan beberapa pencapaian antara lain divestasi 2 ruas tol yakni tol Solo – Ngawi dan Ngawi – Kertosono dengan nilai transaksi sebesar Rp2,4 triliun,” tambahnya.

Kemudian Waskita Karya juga melakukan peningkatan produktivitas konstruksi yang didukung implementasi teknologi konstruksi 4.0. Aplikasi Building Information Modelling (BIM) telah dimanfaatkan sebagai alat utama dalam metodologi perencanaan pekerjaan, penjadwalan, pentahapan serta monitoring dan pengendalian pelaksanaan konstruksi, telah memberikan pertambahan nilai yang signifikan dalam proses bisnis Waskita Karya. 

Saat ini seluruh proyek Waskita Karya telah memanfaatkan BIM dalam pelaksanaan pekerjaannya. Jika BIM dimanfaatkan untuk pengendalian spesifik proyek, sampai kepada komponen pekerjaan, pemanfaatan teknologi Geospatial Information System (GIS) juga merupakan program besar lain yang sedang dimulai di Waskita Karya, yang bertujuan untuk membantu manajemen melihat informasi makro terkait proyek. Waskita Karya telah menginisiasi program BIM yang terintegrasi dengan ERP dan GIS, serta dijadwalkan akan selesai di akhir tahun 2020 ini.

Waskita Karya berkomitmen kuat dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi perusahaan. Peningkatan akurasi data dan informasi, serta pemanfaatan teknologi 4.0 untuk membantu identifikasi permasalahan secara lebih faktual dalam konteks proyek secara utuh, tentunya diharapkan keputusan yang diambil akan menjadi lebih cepat dan tepat.

“Kemudian, Waskita Karya juga memperoleh penghargaan zero accident sebanyak 32 kali dan penghargaan P2HIV AIDS sebanyak 9 kali dari Kementerian Tenaga Kerja dan Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22 jam yang lalu
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
03/06/2026 13:51 WIB
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
03/06/2026 13:33 WIB
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
Telkomsel