I.E.K
Jumat, 03 April 2020 - 15:34 WIB

Direktur Utama Pupuk Kujang Bambang Eka Cahyana Tutup Usia

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Berita duka menghampiri jajaran direksi Pupuk Kujang. Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Bambang Eka Cahyana meninggal di usia 52 tahun diduga karena serangan jantung.

“Kami dari kementerian mendapat kabar tadi siang mengenai berpulangnya Dirut Pupuk Kujang. Seluruh keluarga besar Kementerian dan BUMN berduka atas kepergian salah satu anggota keluarga besar di lingkungan BUMN. Beliau meninggal diduga karena Sakit Jantung,” kata Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga di Jakarta, Jumat (3/4).

Dari informasi yang didapat, Bambang Eka Wafat pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB. Rencananya, sore ini jenazah akan dibawa ke Yogyakarta untuk proses kremasi dan pemakaman.

Untuk diketahui, Bambang Eka menjabat sebagai Dirut Pupuk Kujang sejak tanggal 15 Oktober 2019. Beliau lahir di Bantul, DI Yogyakarta pada 15 Mei 1967. Meraih gelar Sarjana dari Fakultas Kehutanan Jurusan Manajemen Kehutanan di Universitas Gadjah Mada tahun 1991, Magister Manajemen Eksekutif Angkatan XXIV, Konsentrasi Program Studi Bisnis dan Keuangan Internasional di Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta tahun 2003-2004 dan Menyandang pendidikan Doktoral bidang studi Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Brawijaya, Malang Tahun 2019.

Dirinya mengawali karir sebagai Staf Bidang Manajemen Kehutanan PT Trisida Pantau (1991), bergabung di Perum Perhutani Jawa Timur sebagai Staf Biro Satuan Pengawas Internal (SPI) kemudian bergabung di PT Samudera Indonesia sebagai Staf Corporate Managing Director(CMD) Agency & Terminal Group. Hingga akhirnya menduduki sebagai Asisten Direktur Utama bidang Pengembangan Usaha Terminal PT Samudera Indonesia Tbk. (2007-2008). Di tahun 2009, beliau bergabung di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) sebagai Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha dan pernah diangkat sebagai Direktur Utama pada Agustus 2013.

Sejak 29 April 2019, Bambang Eka Cahyana diangkat sebagai Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bidang II yang membawahi Maritim dan jabatan tersebut setara dengan eselon I, sesuai keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-88/MBU/04/2019 Tentang Pengangkatan Staf Khusus Menteri BUMN.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel