ECONOMIC ZONE - Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) siap menampung ikan hasil tangkapan 900 nelayan yang dikirim ke Perairan Natuna.
Sekretaris Perusahaan Perum Perindo Boyke Andreas mengatakan, Perum Perindo menjelaskan, sebanyak 900 nelayan diberangkatkan dari Tegal pada Rabu(4/3/2020), khususnya dari Pantai Utara (Pantura) Jawa dengan menumpang 30 kapal berkapasitas 100 GT ke atas.
" Kehadiran nelayan Pantura di Natuna tersebut mampu membangun proses bisnis dan memberdayakan nelayan itu sendiri," ujar Boyke pada Rabu(4/3/2020).
Boyke juga menjelaskan, bahwa Perum Perindo bakal menjadi offtaker hasil tangkapan ratusan nelayan, baik nelayan lokal di Natuna atau nelayan Pantura yang baru saja diberangkatkan ke Natuna.

Sebab, Perum Perindo telah mengoperasikan Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan memiliki gudang pendingin raksasa berkapasitas 200 ton di Selat Lampa.
“Jadi peran Perum Perindo nanti menyerap ikan hasil tangkapan nelayan dan menyimpannya di Cold Storage yang ada di Natuna. Outputnya bisa ikan beku dan ikan segar,” jelas Boyke.
Sebelumnya Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit telah menyampaikan, bahwa Natuna juga membutuhkan pembangunan pabrik. Sebab, selama ini para nelayan membuat es secara mandiri sehingga mudah mencair. .
" Natuna juga membutuhkan sarana dan prasarana yang memungkinan ikan langsung dikirim ke negara tujuan ekspor sehingga akan mengurangi ongkos pengiriman yang cukup besar jika harus dibawa dulu ke Jakarta," ujar Farida.
Komentar