I.E.K
Kamis, 05 Maret 2020 - 16:27 WIB

PT Bukit Asam Catatkan Laba Rp 4,1 Triliun, Meski Harga Turun

Foto/Dok-PTBA/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PTBA/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bukit Asam Tbk sepanjang tahun 2019 berhasil mencatatkan laba Rp4,1 triliun. Laba tersebut disokong peningkatan produksi batu bara sebesar 10,2 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 29,1 juta ton. Kapasitas angkutan batu bara juga mengalami kenaikan menjadi 24,2 juta ton atau naik 7 persen dari tahun 2018.

“Kenaikan tersebut mendorong kenaikan penjualan batu bara mencapai 27,8 juta ton atau naik 13 persen. Kenaikan tersebut karena adanya ekspansi ke Jepang, Hongkong, Vietnam, Taiwan dan Filipina. Selain itu, ada penambahan pasar baru seperti Australia, Thailand, Myanmar dan Kamboja,” kata Direktur Utama PT Bukit Asam, Arviyan Arifin di Jakarta, Kamis (5/3).

Perseroan mencatatkan pendapatan usaha Rp21,8 Triliun atau naik sebesar 3 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp21,2 Triliun. Pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan penjualan batu bara domestik sebesar 57 persen, penjualan batu bara ekspor sebesar 41 persen dan aktivitas lainnya sebesar 2 persen yang terdiri dari penjualan listrik, briket, minyak sawit mentah dan inti sawit, jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa. Kenaikan pendapatan ini dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah tonase penjualan.

“Penurunan harga batu bara tersebut seiring dengan pelemahan harga batu bara indeks Newcastle (GAR 6322 kkal/kg) sebesar 28 persen menjadi rata-rata sampai dengan Desember 2019 sebesar USD77,77 per ton dari USD107,34 per ton pada periode yang sama tahun lalu. Demikian juga indeks harga batu bara thermal Indonesia (Indonesian Coal Index /ICI) GAR 5000 yang melemah sebesar 17 persen menjadi rata-rata sampai dengan Desember 2019 sebesar USD50,39 per ton dari USD60,35 per ton dari tahun lalu,” terangnya.

Beban pokok penjualan di tahun 2019 tercatat sebesar Rp14,18 Triliun dengan komposisi terbesar terjadi pada biaya angkutan kereta api. Besarnya biaya ini seiring dengan peningkatan volume angkutan batubara dan kenaikan biaya jasa penambangan akibat meningkatnya produksi dan rata-rata stripping ratio di tahun 2019 menjadi 4,6 bcm/ton. Sedangkan Aset Perseroan per 31 Desember 2019 mencapai Rp26,1 Triliun dengan komposisi terbesar pada aset tetap sebesar 28% dan kas setara kas sebesar 18%. Kas dan setara kas serta deposito dengan jangka waktu diatas 3 bulan yang dimiliki perseroan per 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp7,3 Triliun, meningkat 12% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/12/2021 10:48 WIB
Program Penanaman Pohon PEPC Capai 25.000 Pohon,  Bukti Komitmen Dalam Upaya Kurangi Emisi
Bojonegoro - PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 (Jambaran Tiung Biru/ JTB) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina terus berupaya mengambil peran penting pada pengurangan emisi karbon. Bersamaan dalam momentum Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tanggal…
 
Nasional
02/12/2021 16:29 WIB
Antisipasi Pengalihan Arus, KA Jarak Jauh Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
Dalam rangka mengantisipasi pengalihan Arus Lalu Lintas pada Kamis (2/12), ada 12 Nomor KA keberangkatan Stasiun Gambir berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang KA Jarak Jauh.
 
Nasional
02/12/2021 16:26 WIB
Demi BUMN yang Kuat dan Mampu Bersaing, Erick Thohir Tutup 74 Anak Cucu Perusahaan
Kementerian BUMN terus melakukan efisiensi dan konsolidasi BUMN, terutama terkait dengan anak dan cucu perusahaan BUMN. Sampai dengan saat ini, 74 anak dan cucu perusahaan BUMN telah ditutup oleh Kementerian BUMN.
 
Nasional
01/12/2021 23:47 WIB
Optimalkan Layanan, ASABRI Luncurkan Pembaruan Aplikasi Mobile
PT ASABRI (Persero) meluncurkan pembaruan aplikasi ASABRI Mobile untuk pengguna iOS dan Android. Pembaruan aplikasi ASABRI Mobile membawa banyak perubahan penting dari mulai tampilan, fungsi, penambahan fitur, dan hadirnya versi iOS.
 
Nasional
01/12/2021 16:02 WIB
Keunggulan Kompor Induksi
PT PLN (Persero) terus mendorong electrifying lifestyle atau gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan.
 
Nasional
01/12/2021 15:59 WIB
DPR: Barata Indonesia Harus Jadi Leader Industri Manufaktur Nasional
Komisi VI DPR RI melakukan lawatan ke PT Barata Indonesia (Persero) dalam rangka mendukung program restrukturasi yang dijalankan PT Perusahaan Pengelola Aset ( Persero) kepada Barata Indonesia.
 
Nasional
01/12/2021 15:56 WIB
Awal Tahun 2021, BNI Life Bayarkan Klaim Hingga Rp1,25 Triliun
Di umur yang ke-25, BNI Life mengadakan rangkaian acara syukuran ulang tahun secara virtual dangan tema “Silve25ary”.
Telkomsel