I.E.K
Rabu, 26 Februari 2020 - 22:52 WIB

Holding Asuransi, MPR Minta Transparansi Audit Perusahaan Jiwasraya

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Jiwasraya diketahui mengalami kerugian sejak tahun 2006, sehingga untuk memperbaiki kondisi tersebut, Menteri BUMN, Erick Tohir, berencana akan membuat “holdingisasi” PT Jiwasraya Persero guna mendatangkan dana baru sekitar Rp1,5 triliun – Rp2 triliun, dan juga akan melakukan restrukturisasi terhadap produk-produk Jiwasraya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan masyarakat membutuhkan keterbukaan informasi mengenai progres pembahasan besaran suntikan dana melalui Penanaman Modal Negara (PMN) dalam rangka menyelamatkan perusahaan PT Asuransi Jiwasraya. Masyarakat membutuhkan upaya dan strategi pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembayaran polis, sehingga masyarakat, terutama nasabah yang terkena dampak, mendapatkan informasi mengenai progres permasalahan PT. Asuransi Jiwasraya.

“Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil, harus memiliki dampak sosial dan politik yang signifikan, serta memastikan bahwa restrukturisasi Jiwasraya akan dilakukan secara paralel. Sehingga diperlukan transparansi terhadap audit perusahaan sehingga masyarakat mengetahui bagaimana permasalahan yang ada di dalam perusahaan tersebut. Perusahaan asuransi tersebut juga harus segera menanggapi jika ada klaim dari nasabah,” terangnya.

Sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Agung memanggil 18 orang dari 17 bank, baik swasta maupun bank BUMN dimintai keterangan terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kejagung menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasrayaini. Mereka adalah Direktur Utama PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro, yang menjadi tersangka sejak 14 Januari 2020. Selain Benny, tersangka lain adalah mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat. Dua tersangka lainnya adalah bekas Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, dan mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
23 jam yang lalu
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder