Fery Pradolo
Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Coding Camp 2026 Luluskan 3.000 Anak Muda, Bekali Skill AI hingga Data Science

Coding Camp 2026 Luluskan 3.000 Anak Muda, Bekali Skill AI hingga Data Science
Coding Camp 2026 Luluskan 3.000 Anak Muda, Bekali Skill AI hingga Data Science
Dummy

ECONOMIC ZONE - Program Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation resmi meluluskan lebih dari 3.000 mahasiswa dan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) setelah menyelesaikan pelatihan intensif hasil kolaborasi DBS Foundation dan Dicoding Indonesia.

Program tersebut melibatkan 354 perguruan tinggi dan 144 SMK dari berbagai daerah di Indonesia. Acara wisuda digelar di Astaka Grand Ballroom, ARTOTEL Gelora Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).

Sejumlah pejabat dan pimpinan lembaga turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Muchlas Rowi, Head of DBS Foundation Karen Ngui, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, serta CEO Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono.

Dalam acara itu, DBS Foundation dan Dicoding Indonesia juga memamerkan 10 capstone project karya peserta dengan performa terbaik. Dua proyek unggulan bahkan dipresentasikan secara langsung di hadapan para tamu undangan.

Selain wisuda, sembilan penghargaan diberikan kepada peserta berprestasi, institusi pendidikan, capstone project, serta relawan yang dinilai berkontribusi terhadap keberhasilan program.

Program Coding Camp 2026 juga memperluas sasaran dengan memberikan pelatihan kepada 107 guru SMK. Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali guru dengan kemampuan teknologi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran secara berkelanjutan di sekolah masing-masing.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr. Eng. Imam Machdi, M.T., mengingatkan para talenta digital agar menggunakan teknologi secara bijak dan mengarahkannya untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Kami mengapresiasi DBS Foundation dan Dicoding Indonesia atas kerja samanya dalam melatih talenta digital sampai hari ini. Kepada para lulusan, kalian sudah mampu membuat mesin untuk berpikir, maka pastikan mesin itu berpihak untuk memberikan solusi bagi kepentingan kemanusiaan. Masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh secanggih apa teknologi yang kita adopsi, tetapi oleh sebijak apa warganya menggunakan inovasi untuk memecahkan masalah bangsa,” ujar Dr. Eng. Imam Machdi, M.T.

Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Muhammad Muchlas Rowi, S.F,. S.H., M.M., mengatakan pengembangan talenta digital perlu terus diperkuat agar generasi muda mampu mengikuti perubahan kebutuhan industri.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan Coding Camp 2026 dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada DBS Foundation dan Dicoding Indonesia yang sudah menjalankan program ini dengan baik. Saya senang ketika melihat hasil capstone project yang luar biasa. Jadi anak-anak kita itu memiliki potensi yang memadai dan ini harus dikembangkan,” ungkap Dr. Muhammad Muchlas Rowi, S.F,. S.H., M.M.

Head of DBS Foundation Karen Ngui menilai perkembangan AI dan teknologi dapat menjadi salah satu penggerak untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa pemanfaatan kemajuan AI dan teknologi dapat menjadi penggerak yang kuat bagi kemajuan dan terciptanya dampak positif. Lebih dari 3.000 lulusan Coding Camp 2026 menjadi bukti nyata atas potensi yang dapat diwujudkan ketika generasi muda dibekali keterampilan dan kesempatan untuk sukses di ekonomi digital. Sejak bermitra dengan Dicoding pada 2023, kami mendukung lebih dari 229.000 generasi muda di seluruh Indonesia dengan keterampilan digital yang relevan untuk masa depan, sebagai bagian dari komitmen kami yang lebih luas untuk memberdayakan 620.000 individu dalam membangun ketahanan finansial hingga 2029. Perubahan yang nyata dan berkelanjutan membutuhkan upaya dari seluruh elemen masyarakat, dan kami sangat menghargai dukungan kementerian pemerintah serta para mitra dalam memperluas program ini ke perguruan tinggi dan SMK di seluruh Indonesia.”

CEO Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono mengatakan program yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut telah memperluas akses pembelajaran teknologi ke ratusan institusi pendidikan.

“Kelulusan bukan hanya menjadi perayaan atas selesainya sebuah program pembelajaran, tetapi juga menandai dimulainya perjalanan baru bagi para lulusan untuk terus memperluas pengetahuan dan memanfaatkan teknologi guna menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari misi bermakna DBS Foundation dalam membangun ketahanan sosial dan finansial,” kata Narenda.

Dorong Kesiapan Talenta Digital

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia turut meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknologi. Namun, kesenjangan akses terhadap pelatihan yang sesuai kebutuhan industri, pengalaman praktis, serta pendampingan kesiapan kerja masih menjadi tantangan bagi sebagian generasi muda.

Coding Camp dikembangkan untuk memperluas akses pendidikan teknologi sekaligus membantu peserta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja. Program ini juga diarahkan agar semakin banyak generasi muda dapat mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi digital.

Sejak 2023, Coding Camp powered by DBS Foundation telah menjangkau lebih dari 229.000 penerima manfaat. Dalam dua tahun terakhir, program tersebut memberikan kelas intensif kepada lebih dari 6.400 mahasiswa dan siswa SMK.

Khusus pada 2026, tingkat kelulusan program intensif mencapai 88,9 persen. Sebanyak 98 persen lulusan juga melaporkan adanya peningkatan pengetahuan finansial, sehingga manfaat program tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis.

Peserta mengikuti hingga 946 jam pembelajaran intensif melalui sejumlah jalur karier, yakni Data Science, Full-Stack Web Development, dan AI Engineering. Materi juga mencakup bahasa Inggris, soft skills, kesiapan karier, serta literasi keuangan yang diberikan bersama praktisi industri.

Program tersebut juga berupaya memperluas pemerataan akses. Lebih dari 80 persen peserta berasal dari kota kecil dan menengah di berbagai wilayah Indonesia, sementara 35 persen peserta merupakan perempuan.

Melalui Coding Camp powered by DBS Foundation, DBS Foundation dan Dicoding Indonesia berkomitmen melanjutkan pengembangan talenta digital dengan memperluas akses pendidikan teknologi dan memperkuat kesiapan kerja generasi muda.

Program tersebut juga diarahkan untuk melahirkan talenta yang tidak hanya mampu menguasai teknologi, tetapi dapat memanfaatkannya untuk menghasilkan solusi dan dampak positif bagi masyarakat.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Keuangan dan Perluas Relasi yang Bermakna
Peserta diperkenalkan pada konsep Perencanaan Finansial Sederhana yang dapat dilakukan melalui tiga langkah, yaitu Adaptasi, Akselerasi, dan Antisipasi.
 
Bisnis
4 jam yang lalu
Riset DBS Ungkap 5 Sektor Indonesia yang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Riset Bank DBS Indonesia mengungkap lima sektor strategis yang menghadapi perubahan menuju bisnis berkelanjutan dan berdaya saing kuat.
 
Industri
19/08/2026 19:15 WIB
Career Day 2026 Hadirkan 25 Perusahaan, 75 Lowongan Siap Diperebutkan Anak Muda
Career Day 2026 menghadirkan 25 perusahaan dan 75 lowongan kerja dengan proyeksi serapan 850 tenaga kerja bagi talenta muda Indonesia.
 
Nasional
19/08/2026 19:04 WIB
Bayang-Bayang Semu Reli IHSG: Saham BYAN Dominan, Rupiah Tertekan Global Yields
Kenaikan headline IHSG belakangan ini ternyata tidak mencerminkan perbaikan kondisi pasar modal secara menyeluruh (market breadth).
 
Nasional
19/08/2026 18:03 WIB
Menkeu Tinjau NTT Pascagempa, Kemenkeu Salurkan Bantuan Awal Senilai Rp565,2 Juta
Dalam kunjungannya, Menkeu melihat langsung kondisi pengungsian serta kebutuhan masyarakat terdampak. Sebagai bantuan awal, Kemenkeu Peduli menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
 
Nasional
19/08/2026 10:58 WIB
CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena OCTO, Hadirkan Fasilitas Padel Olahraga Kekinian Lewat Media Gathering
Peresmian ini dilakukan dalam rangkaian acara "Media Gathering & Padel Day with CIMB Niaga" yang dihadiri oleh jajaran manajemen CIMB Niaga serta puluhan rekan media nasional di Jakarta.
 
Nasional
19/08/2026 08:31 WIB
Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT
Jaga stabilitas layanan secara berkelanjutan dan salurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah titik posko pengungsian.
Ad Placholder