Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8% sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4% dari pendanaan AI di Asia Tenggara.
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi kepemimpinan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi nasional