Hendra Wiradi
Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Investasi Emas Masuk Bursa, Mandiri Investasi Luncurkan ETF Syariah Berkode "XMES"

Foto/dok. Mandiri Investasi/ECONOMICZONE
Foto/dok. Mandiri Investasi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas (Ticker: “XMES”) yang mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/08). XMES menjadi salah satu dari lima ETF emas yang resmi tercatat di BEI. 

Peluncuran XMES ini merupakan bagian dari Seremoni Pembukaan Perdagangan dalam rangka Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia, yang diresmikan melalui penekanan tombol bersama dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direksi PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). 

Peluncuran XMES hadir di tengah meningkatnya minat terhadap investasi emas dan berkembangnya pasar modal Indonesia, memberikan alternatif bagi investor untuk menjadikan emas sebagai bagian dari portofolio tanpa perlu membeli dan menyimpan fisiknya secara langsung. Melalui unit XMES yang diperdagangkan di BEI, investor dapat berinvestasi pada reksa dana yang menggunakan emas fisik sebagai aset dasar dan dikelola sesuai prinsip syariah.

 Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Hardiyanto Pilia, mengatakan kehadiran XMES merupakan bagian dari langkah Mandiri Investasi untuk menangkap perubahan preferensi investor sekaligus memperluas pilihan instrumen investasi berbasis aset riil di pasar modal.

 “Emas sudah lama dikenal sebagai salah satu pilihan investasi masyarakat, dan kini akses terhadap investasi emas juga semakin beragam. Karena itu, tantangannya bukan lagi hanya bagaimana investor memiliki emas, tetapi bagaimana memberikan akses terhadap emas melalui instrumen yang efisien, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan investor saat ini,” ujar Hardiyanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (11/08).

 XMES menggunakan emas fisik sebagai underlying asset, dengan tingkat kemurnian minimum 99,9% untuk emas bersertifikasi SNI atau 99,5% untuk emas berstandar internasional LBMA Certified. Dari total NAB, minimum 95% ditempatkan pada emas fisik, sementara porsi maksimal 5% dialokasikan pada instrumen pasar uang syariah, deposito syariah, dan/atau kas dan setara kas sesuai ketentuan yang berlaku. Pengelolaan XMES turut melibatkan Deutsche Bank A.G. Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian, PT Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan, serta PT Pegadaian sebagai Penyedia Emas dan Penyimpan Emas.

 Mandiri Investasi melihat emas tetap relevan sebagai investasi jangka panjang, didukung oleh kinerja historis dan dinamika permintaan global. Berdasarkan kajian Mandiri Investasi per 30 Juni 2026, emas mencatatkan imbal hasil sekitar 9,9% per tahun dalam 20 tahun terakhir dan 18% per tahun dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, permintaan investasi emas global

meningkat 84% menjadi 2.175 ton pada 2025, sementara produksi tambang tumbuh kurang dari 1% per tahun dalam satu dekade terakhir.

Direktur Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi, Ernawan R. Salimsyah, CFA menilai kombinasi antara pertumbuhan permintaan dan keterbatasan pasokan menjadi salah satu faktor yang membuat emas tetap relevan dalam portofolio jangka panjang.

 “Secara historis, emas memiliki karakteristik yang berbeda dibanding instrumen investasi lainnya dan cenderung lebih tahan ketika pasar mengalami tekanan. Karena itu, emas dapat menjadi salah satu pilihan untuk menyeimbangkan portofolio, khususnya bagi investor dengan perspektif jangka panjang,” jelas Ernawan.

 Mulai hari ini, unit XMES akan diperdagangkan di pasar sekunder melalui mekanisme seperti perdagangan saham, sehingga investor dapat melakukan transaksi melalui bursa tanpa perlu mengelola penyimpanan fisik emas secara langsung. XMES juga diterbitkan dan dikelola berdasarkan prinsip syariah sesuai Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025. 

 Dalam jangka panjang, Mandiri Investasi menargetkan Asset Under Management (AUM) XMES mencapai Rp1 triliun. Ernawan mengatakan target tersebut akan dibangun seiring dengan meningkatnya pemahaman investor terhadap ETF emas dan berkembangnya ekosistem pasar emas di Indonesia.

 “Kami menargetkan AUM XMES mencapai Rp1 triliun dalam jangka panjang. Namun, pertumbuhan tersebut harus dibangun secara sehat dan berkelanjutan. Bagi kami, keberhasilan XMES bukan hanya diukur dari besarnya dana kelolaan,tetapi juga ketika semakin banyak investor memiliki akses dan pemahaman yang lebih baik mengenai peran emas dalam portofolio mereka,” tutup Ernawan.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder