ECONOMIC ZONE - Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menetapkan Arcandra Tahar sebagai Komisaris Utama PGN, mengganti IGN Wiratmaja Puja. Penetapan Arcandra Tahar ini di lakukan saat PGN menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium PGN, Jakarta, Selasa (1/2020).
Sekretaris Perusahaan Gas Negara, Rachmat Hutama mengungkapkan, pengangkatan Arcandra Tahar sebagai Komisaris Utama sesuai dengan arahan dari Kementerian BUMN.
"Sesuai dengan arahan Kementerian BUMN dan pengumuman ke Bursa Efek Indonesia, Pemegang Saham, dan media massa, hari ini kami menggelar RUPSLB untuk pergantian Komisaris Utama. Semuanya berjalan lancar. Para pemegang saham yang berwenang, menyetujui keputusan telah yang tetapkan,” ujar Rachmat.
Kemudian Rachmat menambahkan, keputusan pergantian Komisaris Utama merupakan keputusan mutlak para pemegang saham.
“Keputusan ini berdasarkan hasil pemungutan suara sebanyak 19.250.099.261 lembar saham. Dan semoga dengan gabungnya Pak Arcandra Tahar di PGN, diharapkan dapat memperkokoh kinerja dewan komisaris, direksi, dan manajemen PGN,” tambah Rachmat.
Menanggapi terkait pemilihan dirinya menjadi Komisaris Utama PGN, Arcandra Tahar mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan seluruh pemegang saham yang telah memilihnya.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Presiden, dan seluruh pemegang saham yang telah memilih saya sebagai Komisaris Utama PGN mulai hari ini. Terima kasih juga pada semua pihak dalam pelaksanaan RUPSLB yang terselenggara dengan baik bari ini," ungkap mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) tersebut saat menggelar Konfrensi Pers di tempat yang sama.
Dan terakhir Arcandra meminta kepada seluruh jajaran Direksi PGN agar dapat bekerja sama dengan baik untuk membuat kinerja yang lebih baik lagi di perusahaan Nasional Indonesia terbesar di bidang transportasi dan distribusi gas bumi tersebut.
"Semoga kita nanti bisa bekerja sama dengan baik, untuk membangun PGN menjadi lebih baik lagi," tutup Arcandra Tahar.
Komentar