Endang Muchtar
Rabu, 10 Juni 2026 - 14:41 WIB

Pemerintah Menunda Insentif Bisa Berdampak pada Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah memutuskan menunda insentif pembelian kendaraan listrik yang sebelumnya ditargetkan mulai bergulir pada Juni 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan tertundanya peluncuran insentif kendaraan listrik berpotensi memberikan dampak terhadap kinerja pembiayaan kendaraan listrik multifinance.

"Ketersediaan insentif berperan dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik. Dengan demikian, penundaan peluncuran insentif berpotensi mempengaruhi akselerasi permintaan pembiayaan kendaraan listrik," katanya dikutip dari lembar jawaban tertulis RDK OJK, Minggu (7/6/2026).

Lebih lanjut, Agusman menerangkan penyaluran pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance mencapai Rp 23,39 triliun per April 2026. Nilainya tumbuh 32,05%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Dia bilang pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik masih cukup baik, didukung pengembangan ekosistem dan efisiensi biaya operasional kendaraan listrik.

Meskipun tetap menunjukkan pertumbuhan positif, Agusman berpendapat penundaan insentif dan dinamika perekonomian tetap menjadi faktor yang dapat mempengaruhi permintaan pembiayaan kendaraan listrik.

Secara keseluruhan, Agusman memperkirakan pembiayaan kendaraan listrik masih memiliki prospek yang positif pada 2026. Hal itu seiring penguatan ekosistem kendaraan listrik, dukungan kebijakan transisi energi, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Terkait kinerja industri, piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 514,65 triliun per April 2026. Nilainya tumbuh 2,08% secara year on year (YoY). Adapun kinerja tersebut didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 10,64% secara YoY.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
Sektor Pangan Penyelamat Alat Berat di Kala Lesu di Tengah Perlambatan Pasar Pertambangan
Produksi alat berat anggota Hinabi turun sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, penurunan tersebut terutama dipengaruhi melambatnya permintaan dari sektor pertambangan, sementara sektor non-tambang justru menjadi penyumbang terbesar terhadap penjualan.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Sinergi Kemenhut Hidupkan Kembali Ratusan Hektare Lahan Kritis di Sumut seluas 14.827 hektar.
Pada tahap awal, kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi 100.000 batang mangrove, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui Festival Adat dan Agama yang melibatkan masyarakat dari desa-desa di sekitar kawasan serta penandatanganan Maklumat dan Kesepakatan Konservasi sebagai…
 
Nasional
19 jam yang lalu
BTN dan BSN Kuasai Penyaluran FLPP Nasional Tembus 74% hingga Juni 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama entitas anaknya, PT Bank Syariah Nasional atau BSN, menyalurkan sebanyak 67.518 unit rumah
 
Nasional
20 jam yang lalu
Hattrick Mitchell Baker Hancurkan Kamboja 5-1 di Pakansari!
Keunggulan cepat ini membuat para pemain Indonesia semakin percaya diri.
 
Nasional
27/07/2026 19:31 WIB
KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
program literasi keuangan bertajuk “Belajar Finansial Bareng KB Bank” di Jakarta bagi ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudhatul Azhar
 
Nasional
27/07/2026 11:37 WIB
BNI Antar Prestasi Indonesia Mendunia, Fajar/Fikri Pertahankan Gelar China Open 2026
Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mempertahankan gelar China Open
 
Nasional
27/07/2026 10:07 WIB
Peri Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia
Pengumuman tersebut disampaikan dalam keterangan resmi kepada media pada Senin (27/7/2026).
Ad Placholder