Roni Mawardi
Jumat, 03 April 2026 - 21:54 WIB

Taspen dan Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

Penyerahan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung kesejahteraan dan pembangunan daerah.Foto/Dok-BankMantap/ECONOMICZONE
Penyerahan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung kesejahteraan dan pembangunan daerah.Foto/Dok-BankMantap/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta - Program bantuan sosial berupa bedah rumah kembali digelar oleh PT TASPEN (Persero) bersama Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap). Kali ini bedah rumah dilakukan di Desa Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, serta Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia, Thomas Harming Suwarta, bersama sejumlah perwakilan lainnya.

Total dana yang dikucurkan mencapai Rp130 juta dengan target penyelesaian pembangunan dalam waktu dua bulan.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan rumah secara fisik, tetapi juga bertujuan menciptakan dampak sosial jangka panjang bagi penerima manfaat.

"Hunian yang layak diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," kata Henra. Salah satu penerima bantuan, Rofina Yultin Rayun, menyampaikan rasa syukur atas program tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa rumah yang sebelumnya kurang layak kini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Sejak diluncurkan pada 2025, program Bedah Rumah Gratis telah dilaksanakan sebanyak sembilan kali di berbagai daerah, antara lain Bone, Ende, Kupang, Lubuk Linggau, dan Pekalongan.

Kegiatan di Manggarai ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) TASPEN yang dijalankan bersama Bank Mandiri Taspen.

Program tersebut juga sejalan dengan visi pemerintah, khususnya Asta Cita, arahan Presiden Prabowo Subianto, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat.

Ke depan, kolaborasi antara TASPEN, Bank Mandiri Taspen, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/08/2026 18:36 WIB
Perluas Dukungan untuk Ekosistem Transaksi Kampus, BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU)
 
Nasional
15/08/2026 18:15 WIB
BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat
BNI memperkuat dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah melalui partisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026.
 
Nasional
14/08/2026 22:32 WIB
Investasi Emas Masuk Bursa, Mandiri Investasi Luncurkan ETF Syariah Berkode "XMES"
meningkat 84% menjadi 2.175 ton pada 2025, sementara produksi tambang tumbuh kurang dari 1% per tahun dalam satu dekade terakhir.
 
Nasional
14/08/2026 18:48 WIB
CIMB Niaga Cetak Rapor Hijau pada Kinerja Keuangan Semester Pertama 2026
Selain memenuhi kebutuhan perbankan sehari-hari, CIMB Niaga terus memperluas peran OCTO agar semakin relevan bagi berbagai segmen nasabah.
 
Nasional
14/08/2026 18:22 WIB
Momen Akrab di DPR: Jokowi Acungkan Jempol untuk Prabowo Usai Pidato Kenegaraan
Karena itu, gestur Jokowi dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi singkat yang tidak membutuhkan kata-kata.
 
Nasional
14/08/2026 17:58 WIB
Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%
Penguatan organisasi, tata kelola, dan penyederhanaan proses bisnis untuk menghadirkan solusi digital end-to-end bagi berbagai sektor
 
Nasional
14/08/2026 17:18 WIB
RAPBN 2027: Belanja Negara Naik Jadi Rp4.097,2 Triliun, Defisit Ditargetkan 2,40 Persen
Angka tersebut meningkat Rp254,5 triliun atau sekitar 6,62 persen dibandingkan pagu belanja negara dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3.842,7 triliun.
Ad Placholder