Endang Muchtar
Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:37 WIB

Imbas Demo Berlanjut, Kementerian Keuangan Batalkan 2 Agenda Penting Hingga Rakor Istana

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membatalkan acara konferensi pers bulanan APBN KiTa, yang dijadwalkan hari ini, Jumat (29/8/2025), sehubungan dengan kondisi DKI Jakarta yang tidak kondusif.

Dalam pernyataan resmi, Biro KLI Kemenkeu menginfokan perubahan jadwal konferensi pers APBN KiTa dari yang semula dijadwalkan hari ini Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 09.30 WIB menjadi Rabu, 3 September 2025.

"Izin menginfokan perubahan jadwal konferensi pers APBN KiTa dari yang semula dijadwalkan hari ini Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 09.30 WIB menjadi Rabu, 3 September 2025. Demikian disampaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih atas perhatian dan kerja sama rekan-rekan media," kata Biro KLI Kemenkeu dalam pesan singkatnya, Jumat (29/8/2025).

Konferensi pers APBN KiTa adalah agenda bulanan dimana Menteri Keuangan dan jajarannya melaporkan pendapatan dan belanja negara atau APBN terkini. Tidak hanya agenda ini, Bank Indonesia (BI) juga memutuskan membatalkan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi dan P2DD tahun 2025 yang seharusnya diadakan di Istana Negara siang ini. BI berjanji akan mengabarkan jika ada informasi update terkini soal acara Rakornas TPID & TP2DD tersebut.

Semula, acara ini dilaksanakan dalam rangka mendorong pengendalian inflasi serta percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) serta Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas TP2DD) melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan P2DD tahun 2025.

Rakornas kali ini sebenarnya akan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia (GBI) Perry Warjiyo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan, serta seluruh Kepala Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota peserta Rakornas TPID dan P2DD.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22 jam yang lalu
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome terdampak berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam
 
Nasional
23 jam yang lalu
BNI Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)
 
Nasional
15/08/2026 18:40 WIB
BNI Tegaskan Informasi Undian HUT RI ke-81 yang Catut rejeki wondr adalah Hoaks
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu yang mengatasnamakan perseroan terkait program 'Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah' dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia yang beredar di media sosial
 
Nasional
15/08/2026 18:36 WIB
Perluas Dukungan untuk Ekosistem Transaksi Kampus, BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU)
 
Nasional
15/08/2026 18:15 WIB
BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat
BNI memperkuat dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah melalui partisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026.
 
Nasional
14/08/2026 18:22 WIB
Momen Akrab di DPR: Jokowi Acungkan Jempol untuk Prabowo Usai Pidato Kenegaraan
Karena itu, gestur Jokowi dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi singkat yang tidak membutuhkan kata-kata.
 
Nasional
14/08/2026 17:58 WIB
Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%
Penguatan organisasi, tata kelola, dan penyederhanaan proses bisnis untuk menghadirkan solusi digital end-to-end bagi berbagai sektor
Ad Placholder