RM
Jumat, 08 Maret 2024 - 16:52 WIB

IFG Life Luncurkan Produk MIFG My Managed Care untuk Proteksi Lengkap Gaya Hidup Sehat

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 8 Maret 2024 – Fokus pada kebutuhan nasabah (customer centric) menjadi kunci bagi PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dalam menghadirkan produk dan layanan yang komprehensif dan saling melengkapi. IFG Life pun meracik produk MIFG My Managed Care untuk memberikan perlindungan lengkap bagi gaya hidup sehat.

Direktur Bisnis IFG Life Fabiola Noralita menyebutkan, gaya hidup tidak lepas dari aspek kesehatan dan keuangan (finansial) yang saling berhubungan. Melihat hal tersebut, IFG Life memandang penting pengelolaan gaya hidup yang sehat dari dua sisi aspek tersebut.

“Kami melihat pentingnya value, untuk mempertahankan “stay fit” pada kedua aspek tersebut mempunyai peranan penting dalam kehidupan. Sebab, hal yang tidak diinginkan dapat terjadi pada siapapun. Manusia punya rencana dalam pencapaian hidup, dan untuk menjaga impian hidup, harus terencana agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan,” ujarnya.

MIFG My Managed Care dapat membantu memproteksi kesehatan nasabah, khususnya di saat sakit dan butuh biaya pengobatan yang intens selama setahun. Produk terbaru ini memberikan manfaat tanpa batas biaya atau bisa disebut no limit, dengan kemudahan dan kenyamanan VIP, dan pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk rawat jalan.

Ini termasuk juga jaringan layanan kesehatan berkualitas pada rumah sakit premium dan proses pembelian yang mudah tanpa medical check-up. Tidak ketinggalan manfaat tambahan berupa santunan kematian dengan total manfaat Rp50 juta.

Gaya hidup sehat yang melingkupi aspek kesehatan dan keuangan menjadi concern terutama bagi nasabah prioritas.

Fabiola menambahkan, MIFG My Managed Care dapat digabungkan dengan produk IFG Life Protection Platinum karena kedua produk proteksi tersebut saling melengkapi dalam hal pengelolaan gaya hidup yang sehat.

IFG Life Protection Platinum sendiri merupakan produk perlindungan asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) yang memberikan perlindungan atas risiko diri dan sekaligus memberikan potensi keuntungan investasi dalam jangka waktu tertentu. Produk IFG Life Protection Platinum yang berfokus pada konsumen, dapat memaksimalkan investasi dan memberikan manfaat 100% uang pertanggungan ditambah dengan saldo investasi saat tutup usia.

“IFG Life memandang penting bahwa gaya hidup yang sehat dapat di-manage dari aspek kesehatan juga finansial. Kehadiran dua produk ini, MIFG My Managed Care dan IFG Life Protection Platinum menjadi solusi agar nasabah tidak terbebani akan biaya kesehatan yang juga mengganggu peningkatan kesehatan finansial,” katanya.

IFG Life Protection Platinum menawarkan pengelolaan dana investasi yang fleksibel, dengan perlindungan hingga usia 99 tahun serta manfaat investasinya. IFG Life Protection Platinum juga memberikan manfaat tutup usia, baik yang disebabkan oleh sakit maupun kecelakaan, dengan uang pertanggungan mulai dari Rp100 juta hingga Rp1 miliar.

“Dilengkapi juga dengan tambahan manfaat kesehatan, mulai dari pertanggungan rawat inap yang akan keluar jika tertanggung dirawat inap, hingga manfaat penyakit kritis,” ujarnya.

Adapun, IFG Life Protection Platinum diluncurkan oleh perseroan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 5/SEOJK.05/2022 tentang PAYDI, sebagai komitmen untuk melakukan transformasi dan menciptakan bisnis baru yang tangible dan sustainable.

Adapun kali ini, IFG Life menggandeng BTN Prioritas untuk memasarkan produk MIFG My Managed Care. Hal ini mengingat karakteristik nasabah prioritas yang memiliki concern tinggi terhadap gaya hidup sehat yang mencakup aspek kesehatan sekaligus finansial.

Wealth Management Division Head BTN Meru Arumdalu menyebutkan bahwa nasabah prioritas merupakan nasabah eksklusif dengan karakteristik yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perencanaan masa depan. Gaya hidup sehat yang mencakup aspek kesehatan sekaligus finansial menjadi fokus yang melekat terhadap segmen nasabah prioritas.

“BTN tentunya ingin memberikan pelayanan yang lengkap, komprehensif, dan terbaik untuk para nasabah prioritas kami. Kami melihat adanya kebutuhan segmen nasabah prioritas untuk memperoleh proteksi sebagaimana yang ditawarkan oleh MIFG My Managed Care dari IFG Life,” ujarnya.

IFG Life telah memiliki kerjasama preferred partnership dengan BTN untuk memasarkan produk bancassurance dengan menyasar pangsa pasar nasabah bank. Dengan demikian, IFG Life menjadi penyedia utama produk asuransi di Bank BTN, termasuk untuk segmen prioritas.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
2 jam yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
 
Nasional
4 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
15 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
18 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
Ad Placholder