RM
Selasa, 05 September 2023 - 19:49 WIB

Presiden Jokowi Resmi Buka ASEAN Indo-Pacific Forum

Foto/Dok-KementerianBUMN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-KementerianBUMN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - ASEAN Indo-Pacific Forum 2023: Implementation of the ASEAN Outlook of the Indo-Pacific yang merupakan flagship event tidak terpisahkan dari KTT ke-43 ASEAN dan KTT Asia Timur resmi dibuka pada Selasa (5/9). Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan langsung acara yang diselenggarakan di Hotel Mulia Jakarta tersebut di hadapan para pemimpin negara Anggota ASEAN.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan, AIPF merupakan forum implementasi konkret yang sekaligus menjadi upaya untuk mengukuhkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia.

“Kita patut bersyukur, di tengah melemahnya ekonomi dunia, ekonomi ASEAN terbukti tangguh dan terus tumbuh, melebihi pertumbuhan ekonomi, baik secara global maupun kawasan lainnya. Dengan populasi sebesar 680 juta jiwa, ASEAN merupakan pasar yang potensial dengan peluang investasi yang menjanjikan,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan, di tengah tantangan global dan rivalitas geopolitik di Indo-Pasifik, AIPF hadir untuk mendorong kerja sama yang bermanfaat di antara negara ASEAN dan Indo-Pasifik. “Membangun habit of cooperation yang 'win-win formula', tanpa satu pun merasa dikuncilkan,” lanjut Presiden Jokowi.

ASEAN Indo-Pacific Forum mempunyai 3 agenda utama. Pertama, infrastruktur hijau dan rantai pasok yang resilien yang tumbuh lebih kokoh melalui hilirisasi industri dan pembangunan ekosistem EV sebagai contoh konkret membangun rantai pasok di kawasan.

“Kedua, pembiayaan berkelanjutan dan inovatif, ASEAN membutuhkan USD29,4 triliun, untuk transisi energi dan dibutuhkan skema pembiayaan inovatif melalui paket kemitraan yang profitable dan sustainable," ujar Presiden Jokowi.

Pada agenda ketiga terkait transformasi digital dan ekonomi kreatif, Presiden Jokowi menuturkan ekonomi digital ASEAN pada tahun 2030 diperkirakan tumbuh hingga USD1 triliun. Inovasi digital perlu diperkuat untuk mendukung ekonomi kreatif dan mendorong kemajuan UMKM.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi dukungan dan kontribusi negara-negara ASEAN dan mitra ASEAN sehingga dapat mengumpulkan 93 proyek kerja sama dengan nilai USD38,2 miliar, dan 73 proyek potensial senilai USD 17,8 miliar.

“Ini mencerminkan komitmen kita, to walk the talk, bersama-sama membangun Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan makmur. ASEAN akan terus terbuka dalam berkolaborasi dan membangun kerja sama yang inklusif, sekaligus pertebal strategic trust di Indo Pasifik,” tandas Presiden Jokowi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir mengatakan, AIPF merupakan momen mencari peluang dan momen tanggung jawab untuk membangun masa depan yang lebih terhubung, lebih sejahtera, dan lebih berkelanjutan di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik. Pandangan ASEAN mengenai Indo-Pasifik memperkuat kerja sama regional dan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan dan inovatif.

“Kami terinspirasi oleh pandangan ASEAN dan kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan yang sesungguhnya, sekaligus menjaga perdamaian, keamanan,stabilitas, dan kemakmuran di Kawasan Indo-Pasifik. Semangat inilah yang membuat kita ada di sini pada hari ini,” ujar Menteri Erick.

Menteri Erick menjelaskan, AIPF yang merupakan bagian dari Keketuaan ASEAN pada tahun 2023 menjadi platform dialog yang konstruktif untuk memajukan kolaborasi inklusif dan konkret antara pemerintah, swasta dan Badan Usaha Milik Negara.

“Dalam menghadapi tantangan global yang kompleks, pemerintah Indonesia melalui BUMN secara aktif berkolaborasi dengan mitra global untuk mengatasi permasalahan di berbagai sektor, misalnya dengan membentuk aliansi strategis untuk membangun ekosistem rantai nilai baterai, bekerjasama dalam memperluas konektivitas dan digitalisasi di seluruh wilayah, dan berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur kawasan. Contoh-contoh ini mewakili kekuatan transformatif kerja sama regional bagi kemajuan kolektif komunitas ASEAN dan Indo-Pasifik,” jelas Menteri Erick.

Menteri Erick berharap, diskusi dan keterlibatan BUMN dalam forum ini dapat menginspirasi kemitraan baru, memperkuat hubungan yang sudah ada dan menghasilkan solusi yang inovatif terhadap tantangan yang dihadapi saat ini.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
07/08/2026 17:04 WIB
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Integrasikan Investasi Saham ke OCTO Mobile
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
Ad Placholder