Endang Muchtar
Senin, 19 September 2022 - 13:09 WIB

Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi pasca akuisisi Medco Energi Internasional ( MEDC IJ )

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - MEDC berhasil mencatatkan laba bersih 1H22 yang kuat sebesar USD270mn (+480,8% YoY) didorong oleh volume penjualan minyak dan gas yang lebih tinggi, ditambah dengan ASP yang lebih tinggi sebesar +67,7% YoY untuk penjualan minyak dan +30,8% untuk penjualan gas. Peningkatan volume penjualan migas didukung oleh peningkatan produksi pasca akuisisi blok Koridor pada Maret 2022. Seiring dengan kinerja pendapatan yang luar biasa, MEDC juga mulai membagikan dividen final FY21 sebesar USD35 juta pada Agustus 2022 dan dividen interim FY22 sebesar USD25 juta pada September 2022. Selain itu, MEDC mengindikasikan dividen tahunan sebesar IDR15-20 per saham ke depan. Di sisi lain, kami memperkirakan MEDC akan terus melakukan deleverage lebih jauh ke depan, didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang luar biasa yang translasi menjadi arus kas operasional yang positif. MEDC bertujuan untuk membayar sepenuhnya utang akuisisi Koridor pada akhir 2024.

 Kami berharap operasi MEDC yang kuat akan terus berlanjut, karena akuisisi blok Koridor akan digambarkan sepenuhnya. Karena itu, kami berharap MEDC dapat memenuhi produksi minyak dan gas yang lebih tinggi masing-masing sebesar 155 MBOEPD pada 2022F dan 2023F. Kami juga menaikkan asumsi harga minyak mentah global masing-masing menjadi USD102 per barel dan USD90 per barel 2022F dan 2023F, didukung oleh ketatnya pasokan karena produksi yang lemah dan pertumbuhan pasokan yang terbatas di pihak OPEC.

Kami merubah basis penilaian kami ke 2023F. Oleh karena itu, kami merekomendasikan Beli untuk MEDC dengan target harga yang lebih tinggi yaitu Rp1.350 per saham (sebelumnya: Rp870 per saham). TP kami diturunkan menggunakan metode penilaian EV/EBITDA dengan target ganda FY23F EV/EBITDA sebesar 3,9x.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder