RM
Kamis, 02 Juni 2022 - 20:53 WIB

Startup Agritech Eratani Mendapatkan Suntikan Dana Sebesar 23 miliar Rupiah

(Dari kiri ke kanan) Kevin Juan selaku COO (Chief Operating Officer) Eratani; Andrew Soeherman selaku CEO (Chief Executive Officer) Eratani; Angles Gani selaku CPO (Chief Plantation Officer) Eratani. .Foto/Dok-Eratani/ECONOMICZONE
(Dari kiri ke kanan) Kevin Juan selaku COO (Chief Operating Officer) Eratani; Andrew Soeherman selaku CEO (Chief Executive Officer) Eratani; Angles Gani selaku CPO (Chief Plantation Officer) Eratani. .Foto/Dok-Eratani/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONEEratani, sebuah perusahaan rintisan di bidang pertanian (start-up agri-tech), resmi memperoleh pendanaan awal sebesar 23 miliar Rupiah. Dukungan investor terhadap Eratani ini membuktikan kepercayaan yang kuat bahwa Eratani dapat membawa terobosan baru bagi industri dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian. Eratani sendiri akan terus fokus pada seluruh proses pertanian, mulai dari hulu (upstream) hingga hilir (downstream).

Dana diterima dari 29 investor yang dipimpin oleh Trihill Capital, diikuti dengan Kenangan Fund dan Kopital Network. Turut terlibat dalam investasi ini sejumlah investor seperti Edward Tirtanata selaku Co-Founder dan CEO Kopi Kenangan, James Prananto dan Cynthia Chaerunnisa selaku Co-Founder dan CMO dari Kopi Kenangan; Benedicto Haryono selaku Co-Founder dan CEO Koinworks; John Marco Rasjid selaku Co-Founder dan CEO dari Sociolla; Vidit Agrawal selaku Founder dan CEO Gaji Gesa; dan beberapa prominent angel investor lainnya.

Dana segar tersebut rencananya akan digunakan sepenuhnya untuk membangun ekosistem dan supply chain; memperkuat ekspansi dan penetrasi di seluruh penjuru pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan; serta mengembangkan Super App Erataniplatform berteknologi tinggi, yang dikhususkan bagi petani Indonesia. Super App Eratani ini diciptakan dengan harapan mampu menjawab kebutuhan petani melalui digitalisasi pertanian, antara lain dengan memberikan kemudahan akses permodalan, edukasi pengolahan lahan, sarana produksi pertanian, dan pengelolaan hasil panen. Rencana ini terus memperkokoh misi Eratani untuk menyejahterakan petani di Indonesia.

Salah satu alasan yang membuat investor tertarik pada Eratani sebagai start-up agritech adalah model bisnisnya yang berbeda, dimana Eratani fokus pada seluruh proses pertanian dari hulu (upstream) hingga hilir (downstream). Hal ini memberi nilai kompetitif yang berbeda di mata para investor karena di masa depan akan banyak terobosan baru di industri pertanian yang bisa dilakukan oleh Eratani, apalagi bila dibandingkan start-up atau aplikasi lain yang hanya berfokus di proses hilir (downstream).

“Dari awal Eratani hadir di Indonesia, kami terus berusaha menjawab apa yang menjadi kebutuhan petani Indonesia, serta membantu melewati tantangan yang dihadapi para petani. Salah satunya adalah fokus untuk memberikan kemudahan akses pada seluruh proses di dalam industri pertanian, hulu ke hilir. Itulah sebabnya pembangunan Super App ini menjadi kunci percepatan tersedianya ekosistem digital yang terpercaya bagi petani. Kami optimis akan lebih banyak lagi petani yang bisa diberdaya. Dengan kepercayaan dari investor, kami ingin melakukan ekspansi di pulau Jawa, merekrut talent potensial, dan mengembangkan teknologi yang kami miliki dan menjadikannya sebagai aplikasi yang modern, adaptable, dan user friendly bagi petani di seluruh Indonesia,” ungkap Andrew Soeherman, CEO sekaligus Founder Eratani.  

Sektor pertanian hingga saat ini masih menjadi pilar utama dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya para petani itu sendiri. Data BPS tahun 2020 menunjukkan 46,30% dari data sumber penghasilan utama yaitu jumlah rumah tangga yang tergolong miskin di Indonesia, sebagian besar ternyata berasal dari sektor pertanian. Saat ini Eratani telah memiliki lebih dari 5.000 petani binaan yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan D.I. Yogyakarta. Setiap petani binaan yang tergabung pada program Eratani dapat menikmati berbagai layanan mulai dari kemudahan akses pada pembiayaan, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga pengelolaan hasil panen.

“Menjadi mitra terbaik petani nusantara adalah tujuan utama kami saat ini. Itulah sebabnya kami terus membangun dan memajukan ekosistem pertanian dengan digitalisasi dan transparansi di setiap prosesnya. Kedepannya Eratani ingin lebih banyak berkolaborasi dengan badan usaha pangan guna meningkatkan ketahanan pangan nasional, dan membantu pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang merata diseluruh Indonesia,” tutup Andrew.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Eratani, silahkan mengunjungi situs www.eratani.co.id.

 

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
 
Nasional
22/09/2026 20:32 WIB
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
NeutraDC mantapkan rencana pengembangan AI data center hingga 1 GW, dukung pemerataan kapabilitas komputasi nasional
 
Nasional
22/09/2026 11:57 WIB
BEI Turunkan Batas Saham Gocap ke Rp1, Mulai 28 September
BEI menjelaskan penyesuaian itu bertujuan agar saham dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas sehingga kualitas price discovery dapat meningkat. Selain itu, penurunan harga saham menjadi Rp1 juga diharapkan mampu mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan…
 
Nasional
22/09/2026 11:28 WIB
Menhut dan Kepala BNPB Perkuat Sinergi Pengendalian Karhutla Pasca-Penurunan Hotspot Nasional
Di Kalimantan Tengah, kabut asap sempat membatasi operasi udara dari Bandara Tjilik Riwut. Pemerintah karena itu menyesuaikan basis operasi OMC dengan memanfaatkan Bandara Syamsudin Noor serta Pangkalan Bun mengikuti kondisi jarak pandang dan peta potensi awan dari BMKG.
 
Nasional
22/09/2026 10:49 WIB
Tokopedia dan TikTok Shop Pelopori Produk Kurasi Kemendag Lewat #BeliLokal
Dengan membawa para penjual Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop sebagai mitra platform digital pertama mereka, kami ingin membantu produk lokal ditemukan oleh lebih banyak konsumen dari seluruh penjuru Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #BeliLokal melalui discovery commerce,”…
 
Nasional
21/09/2026 19:28 WIB
TelkomGroup dan China Unicom Jalin Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ekosistem Digital Indonesia
Kemitraan ini menggabungkan kapabilitas infrastruktur dan pemahaman pasar TelkomGroup dengan jaringan global China Unicom yang melayani lebih dari 1,2 miliar pengguna di dunia.
 
Nasional
21/09/2026 15:23 WIB
Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 ton Sampah dari Kali Krukut
Bersama pemerintah provinsi, TelkomGroup melibatkan karyawan dan masyarakat setempat dalam aksi bersih perairan di sekitar The Telkom Hub
Ad Placholder