Aldhi Chandra
Selasa, 17 November 2020 - 18:28 WIB

Allianz Indonesia Selenggarakan Webinar Ekonomi Syariah Untuk Negeri

Foto/Ist/Economiczone
Foto/Ist/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Menurut Biro Pusat Statistik, kuartal III 2020 ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar 3,49%, meskipun tidak sedalam kuartal II, tetapi pertumbuhannya masih di level negatif. Di tengah kondisi ini, pemerintah melakukan serangkaian program pemulihan ekonomi, termasuk yang melibatkan sektor keuangan ekonomi syariah. Benarkah ekonomi syariah bisa menjadi solusi bagi ekonomi Indonesia, terutama di tengah pandemi?

“Bicara ekonomi syariah berarti bicara inklusi ekonomi, keuangan, dan bisnis. Termasuk memikirkan social activities, karena ekonomi syariah bukan hanya memikirkan kepentingan dunia, tetapi juga akhirat. Ekonomi syariah itu rahmatan lil alamin, bermanfaat bagi semua, karena sudah diterima secara global, bahkan dimulai oleh negara yang bukan mayoritas Muslim. Rahmatan lil alamin juga berarti bahwa ekonomi syariah harus bicara untuk kemanfaatan semua pihak, karena syariah tidak hanya bicara soal profit, melainkan ada unsur tolong menolong di dalamnya,” kata M. Gunawan Yasni, Pakar Ekonomi Syariah pada webinar yang diselenggarakan oleh Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah) beberapa waktu lalu.

Keyakinan yang sama juga dimiliki oleh Allianz Life Syariah. Ekonomi syariah di Indonesia memiliki peran besar dalam pemulihan ekonomi. Apalagi menurut data Global Islamic Finance Report 2019, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam pasar keuangan syariah global.

“Di tengah pandemi, Allianz Life Syariah masih mencatat pertumbuhan hampir 5%.
Kami melihat bahwa situasi saat ini adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai konsep asuransi syariah dan pentingnya memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko dalam kehidupan. Allianz Life Syariah juga aktif memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat tentang ekonomi maupun asuransi syariah melalui para tenaga pemasar dan ragam kegiatan seperti seminar online,” kata Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah, Allianz Life Indonesia.

Selain itu, Allianz juga terus berinovasi untuk memperkuat posisi di dalam segmen pasar yang potensial di Indonesia dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi, khususnya asuransi jiwa syariah. Kampanye dan program yang terus Allianz Life Syariah jalankan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi jiwa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui ragam produk Allianz Life Syariah yang kian disempurnakan.

Dalam webinar tersebut, Gunawan menambahkan bahwa, dalam situasi ekonomi yang fluktuatif seperti saat ini, perusahaan harus memiliki produk syariah yang fleksibel.. Selain itu, perusahaan juga diharapkan dapat melakukan digitalisasi pada semua lini dan rutin berikan literasi untuk kelompok-kelompok yang masih belum memahami konsep syariah secara keseluruhan.

“Kami juga telah melakukan pengembangan saluran distribusi dan memberikan fasilitas pelayanan berbasis digital baik kepada mitra bisnis dan peserta, agar mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat di era digital ini. Beberapa inisiatif yang sudah kami lakukan adalah dengan menyediakan platform layanan pengajuan asuransi, pelayanan terkait informasi polis dan klaim yang semuanya dapat dilakukan secara online. Semua ini dilakukan bersinergi dengan regulator, asosiasi dan seluruh pihak yang memiliki tujuan sama untuk menumbuhkan asuransi syariah di Indonesia,” tutup Yoga.

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
RUPS PLN Angkat Tiga Direksi Baru
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi…
 
Nasional
15/06/2021 17:35 WIB
Tahun 2020, Pertamina Cetak Laba Bersih Rp15 Triliun
Meski sepanjang tahun 2020 sektor ekonomi global dan industri minyak dunia terdampak kondisi pandemi Covid-19, PT Pertamina (Persero) mampu mencetak laba bersih konsolidasian (Audited) sebesar USD1,05 Miliar atau sekitar Rp15,3 triliun dengan asumsi nilai tukar Rupiah Rp14.572 per…
 
Nasional
15/06/2021 17:31 WIB
Tutup Buku 2020, Kontribusi Pertamina Kepada Negara Capai Rp126,7 Triliun
Di tengah pandemi Covid-19, kontribusi Pertamina terhadap Negara mencapai Rp126,7 triliun pada tahun buku 2020. Jumlah tersebut meliputi setoran pajak sebesar Rp92,7 triliun, dividen Rp8,5 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp25,5 triliun.
 
Nasional
15/06/2021 17:25 WIB
KAI dan Bank Mandiri Kerja Sama Pembiayaan ‘Kreta’ Pelaku Usaha
PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Bank Mandiri menyepakati kerja sama untuk membangkitkan perekonomian para pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19 melalui Perjanjian Kerja Sama terkait pembiayaan kredit talangan (Kreta) kepada supplier/vendor KAI.
 
Nasional
14/06/2021 18:53 WIB
Potensi Usaha Mikro, BRI Kejar Porsi Kredit Mikro Hingga 45 Persen pada 2025
Besarnya potensi usaha mikro di Tanah Air mendorong BRI enargetkan kontribusi usaha mikro sebesar 45 persen terhadap total penyaluran kredit perseroan pada 2025.
 
Nasional
14/06/2021 17:10 WIB
Penumpang KRL Turun, KAI Commuter Konsisten Terapkan Prokes Ketat
KAI Commuter mencatat pada Senin (14/6) pagi seluruh stasiun tampak normal, lancar, serta kondusif dengan tetap antre mengikuti arahan petugas di lapangan
 
Nasional
14/06/2021 17:07 WIB
Menteri Erick Thohir Beri Nasihat untuk Nasabah dan AO PNM di Tasikmalaya
Dalam rangka kunjungan kerja, Menteri BUMN Erick Thohir meninjau acara pelatihan nasabah PNM Mekaar dan memberikan dukungan kepada para nasabah dan Account Officer (AO) PNM Tasikmalaya.
Telkomsel