ECONOMIC ZONE - Berita duka kembali datang dari pahlawan kesehatan Indonesia, yaitu alm. Sugiarto dan almh. Novera yang merupakan tenaga medis ASN Kementerian Pertahanan yang bertugas di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin (18/5/2020).
ASABRI sebagai asuransi sosial yang menaungi prajurit TNI, anggota POLRI, dan ASN Kemhan/POLRI berkomitmen untuk senantiasa hadir dalam suka dan duka. Alm. Sugiarto dan Almh. Novera memperoleh hak berupa Santunan Resiko Kematian Khusus karena Tewas masing-masing sebesar Rp.275.000.000, diluar dari Nilai Tunai Tabungan Asuransi dan beasiswa anak yang masih masuk kedalam tunjangan.
Total ASABRI memberikan santunan kepada ahli waris Alm. Sugiarto, Ary Suryanti sejumlah Rp.326.928.600 yang terdiri dari SRKK karena Tewas, Nilai Tunai Tabungan Asuransi, dan Beasiswa sebesar Rp.30.000.000 untuk satu orang anak yang saat ini masih menempuh Pendidikan tingkat SMP.
Sedangkan, santunan yang diberikan kepada orang tua Almh. Novera, Supardi dan Ofnetty sejumlah Rp.286.031.100 yang terdiri dari SRKK karena Tewas dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi yang dihitung selama peserta tersebut berdinas, serta berhak atas tunjangan orang tua.

Direktur Utama ASABRI Sonny Widjaja mengucapkan, turut berbela sungkawa atas meninggalnya putra-putri terbaik Bangsa tersebut.
“Tentu berharap ini adalah kasus dari keluarga besar Angkatan Darat yang pertama dan terakhir walaupun santunan resiko sudah disiapkan oleh ASABRI tapi kami tidak mengharapkan terpakai, lebih baik disimpan saja suatu hari dikembalikan ke Negara” ujar Sonny.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa juga menyampaikan, bahwa Alm. Sugiarto dan Almh. Novera telah memberikan pengabdian yang terbaik kepada Angkatan Darat dan masyarakat Indonesia.
"Bukti pengabdian yang paling berharga adalah nyawa. TNI AD dan Bangsa Indonesia bangga memiliki Alm. Sugiarto dan Almh. Novera," tutup Jenderal Andika.
Komentar