I.E.K
Rabu, 19 Februari 2020 - 17:10 WIB

Ketua MPR Dukung Penyidik Usut Aliran Dana Jiwasraya dan Asabri

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengungkapkan penyidikan aliran dana Jiwasraya dan Asabri memerlukan kecermatan yang detil. Kecermatan tersebut untuk mengurai kronologis asal dan aliran dana Jiwasraya dan Asabri.

“Bagi para penyidik, diperlukan kecermatan untuk mengurai seluruh kronologis darimana asal dan arah aliran dana Jiwasraya dan Asabri. Penyidik juga diharapkan dapat bekerja secara maksimal dalam menyelesaikan kasus tersebut, mengingat kerugian yang dialami sangat besar dan merugikan masyarakat maupun negara,” kata Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo di Jakarta, Rabu (19/2).

Dirinya juga mendorong aparat untuk terus mengawal kasus Jiwasraya dan Asabri secara ketat guna memastikan dakwaan korupsi yang terjadi dan pencucian uang. “Mendorong Kejaksaan Agung dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dapat mengaudit transaksi dan menghitung seluruh kerugian nasabah dan negara, agar didapat jumlah yang valid sehingga Pemerintah dapat segera memberikan kepastian kepada nasabah kapan pembayaran polis nasabah dapat segera diberikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah meminta keterangan 15 pihak yang keberatan rekening efeknya diblokir terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kejagung menilai pemeriksaan rekening tersebut dilakukan agar penyidik dapat menentukan “nasib” rekening efek yang diblokir. “Masih diselidiki, misalkan si A memiliki nomor rekening sekian. Kita sedang cek apakah ada kaitannya, itu membutuhkan waktu,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Kejagung, Jakarta Selatan. 

Kejagung hingga saat ini sudah memeriksa 42 pihak yang komplain terkait pemblokiran rekening tersebut. Penyidik akan mencabut pemblokiran rekening jika sudah dipastikan tidak terkait kasus Jiwasraya. Kejagung telah memblokir 212 single investor identification (SID) yang dimiliki oleh investor saham atau investor reksadana. Dari jumlah SID tersebut, ada 800 rekening efek yang diblokir.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
8 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel