Roni Mawardi
Selasa, 28 April 2026 - 17:34 WIB

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

 Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid dalam agenda Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4).Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid dalam agenda Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4).Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONEJakarta, 28 April 2026 –  Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4). Dalam kesempatan tersebut, Menkomdigi menekankan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ruang digital yang aman bagi generasi muda, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Kehadiran Menkomdigi turut didampingi Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba yang disambut oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran. Momentum wisuda ini menjadi titik strategis untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, etika digital, serta kesiapan menghadapi tantangan industri. Melalui sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki literasi digital unggul, Indonesia diharapkan semakin siap menggapai visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa lulusan Telkom University sebagai bagian dari institusi yang menjadi jantung digital dan inovasi nasional, tidak hanya dibekali gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk ikut menavigasi masa depan digital Indonesia. Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting bagi keberlanjutan bangsa, termasuk dalam mendukung terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sebagaimana diamanatkan dalam PP TUNAS.

“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan ruang digital saat ini tidak hanya terkait percepatan teknologi, namun juga meningkatnya misinformasi dan berbagai risiko di ruang siber. Karena itu, peran generasi muda menjadi sangat penting sebagai agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Perlu saya sampaikan, misinformasi bukan hanya persoalan lokal, melainkan tantangan global menurut World Economic Forum 2025. Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pandu-pandu literasi digital di daerah masing-masing. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, kami butuh kalian untuk menjadi penjaga kebenaran di tengah banjir informasi ini,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.

Sebagai digital telco company terdepan di Indonesia, TelkomGroup turut mendukung penuh implementasi kebijakan pemerintah tersebut, baik melalui kebijakan layanan maupun inovasi yang dihadirkan bagi pelanggan dan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan keamanan digital, penguatan implementasi perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi digital yang aman dan bertanggung jawab.

 

Selain memperluas konektivitas nasional dan memastikan kemanan siber pada layanan yang dimiliki, Telkom juga aktif menghadirkan berbagai program edukasi bagi generasi muda dan komunitas pendidikan di berbagai daerah mengenai etika bermedia digital, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi secara positif. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TelkomGroup dalam mendukung implementasi PP TUNAS sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital nasional yang sehat dan inklusif.

Sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia, Yayasan Pendidikan Telkom memiliki peran strategis melalui ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Pada tingkat pendidikan dasar hingga menengah, Yayasan Pendidikan Telkom menanamkan fondasi karakter, literasi, serta pemahaman awal teknologi digital. Sementara itu, pada jenjang pendidikan tinggi, termasuk Telkom University, fokus diarahkan pada pencetakan talenta digital unggul yang siap menjawab kebutuhan industri, mendorong inovasi, serta berkontribusi dalam transformasi digital nasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut menyampaikan apresiasi terhadap para wisudawan serta menegaskan komitmen korporasi untuk ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang memiliki kualitas dan daya saing global di era digital. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa.

“Kami melihat para lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agent of change, individu yang mampu menciptakan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tentunya bagi bangsa,” pungkas Dian.

Sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi dan kewirausahaan, Telkom University berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang mampu berperan aktif dalam ekosistem transformasi digital nasional. Telkom University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.

Pada kesempatan yang sama, TelkomGroup melalui Telkom University juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric. Inisiatif ini menjadi wujud peran aktif institusi pendidikan tinggi dalam memastikan inovasi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pelindungan generasi penerus bangsa.

Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyampaikan deklarasi bahwa Telkom University berdedikasi menciptakan ekosistem digital yang aman melalui inovasi Safe-AI yang human-centric, untuk melindungi dan memberdayakan tunas bangsa.

Pada wisuda periode ini, Telkom University melantik sebanyak 1.502 wisudawan yang terdiri dari lulusan program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya. Pelaksanaan wisuda yang digelar dalam dua sesi tersebut menjadi momentum penting dalam mencetak talenta masa depan yang unggul secara akademik serta siap menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, TelkomGroup optimistis penguatan talenta digital yang dibarengi literasi, etika, dan keamanan teknologi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing, aman, serta berkelanjutan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
07/08/2026 17:04 WIB
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Integrasikan Investasi Saham ke OCTO Mobile
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
Ad Placholder