Fery Pradolo
Kamis, 26 Februari 2026 - 16:10 WIB

DBS Foundation dan UNICEF Bangun Sistem Pendidikan dan Gizi di NTT

DBS Foundation dan UNICEF Bangun Sistem Pendidikan dan Gizi di NTT
DBS Foundation dan UNICEF Bangun Sistem Pendidikan dan Gizi di NTT
Dummy

ECONOMIC ZONE - Indonesia bersama DBS Foundation resmi meluncurkan kemitraan berdurasi dua tahun yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan perhatian utama pada aspek pendidikan dan gizi.

Dalam kolaborasi ini, DBS Foundation mengalokasikan dukungan program terpadu senilai SGD 3,51 juta (sekitar USD 2,7 juta) yang menyasar anak usia 4–12 tahun di sejumlah PAUD dan sekolah dasar di NTT. Sepanjang periode pelaksanaan, inisiatif ini ditargetkan menjangkau sedikitnya 5.270 penerima manfaat langsung melalui intervensi konkret sekaligus penguatan sistem. Penerima manfaat meliputi anak-anak PAUD dan sekolah dasar, serta orang tua, pengasuh, guru, dan kepala sekolah.

NTT masih menghadapi berbagai persoalan yang berdampak pada kualitas gizi dan pendidikan anak. Karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan menyeluruh yang memadukan penguatan pendidikan anak usia dini dengan pemenuhan kebutuhan gizi. Pendekatan tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa anak akan belajar lebih optimal ketika asupan nutrisinya terpenuhi dan lingkungan belajarnya mendukung. Melalui langkah ini, program diharapkan dapat membangun fondasi kuat di bidang gizi dan pendidikan agar anak-anak mampu tumbuh, berkembang, dan menjalani masa depan secara lebih baik. Pelaksanaannya dilakukan melalui kemitraan dengan pemerintah pusat serta otoritas daerah di NTT, sekaligus berkontribusi pada penguatan sistem di tingkat nasional dan subnasional.

“Setiap anak berhak memperoleh awal kehidupan terbaik,” ujar Katheryn Bennett, Chief of Education UNICEF Indonesia. “Masa awal kehidupan merupakan periode krusial untuk memenuhi hak tersebut. Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, kesempatan belajar berkualitas, serta lingkungan yang aman dan melindungi, mereka memiliki fondasi untuk tumbuh optimal dan mencapai potensi penuh. UNICEF terus mendukung upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan hal ini bagi setiap anak. Kami berterima kasih atas komitmen DBS Foundation yang bersama UNICEF mendorong pendekatan holistik demi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.”

Sementara itu, Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung kelompok rentan. “Di DBS Foundation, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas rentan dengan menyediakan kebutuhan dasar dan mendorong inklusi keuangan. Membangun fondasi yang baik sejak dini merupakan kunci untuk membantu anak-anak berkembang seiring bertambahnya usia dan melewati berbagai tahapan kehidupan. Kolaborasi dengan UNICEF ini bertujuan untuk mewujudkannya dengan meningkatkan status gizi dan hasil pendidikan mereka, serta mencerminkan komitmen DBS Foundation untuk menciptakan dampak di luar perbankan dan mengkatalisasi perubahan yang berkelanjutan dan terukur. Bersama UNICEF, tujuan kami tidak hanya mendukung ribuan anak hari ini, tetapi juga membantu menciptakan sistem yang dapat memutus lingkaran ketidakberuntungan dan memberikan dampak berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam implementasinya, guru dan kepala sekolah akan mendapatkan pelatihan serta paket pembelajaran untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi anak usia dini. Anak-anak juga akan diperkenalkan pada bahan bacaan lokal dan kegiatan berkebun di lingkungan sekolah guna menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Dari sisi kesehatan, program mencakup pemantauan pertumbuhan, pemberian obat cacing, serta edukasi terkait pentingnya gizi seimbang.

Orang tua dan pengasuh turut menjadi sasaran penguatan kapasitas melalui pembekalan pengetahuan praktis terkait pola makan sehat dan dukungan pembelajaran di rumah. Selain itu, program ini membantu pemerintah daerah dan pusat dalam perencanaan serta penganggaran agar intervensi di bidang pendidikan dan gizi dapat berkelanjutan.

Peluncuran kemitraan ini dihadiri jajaran senior UNICEF Indonesia dan DBS Indonesia, yang menekankan bahwa investasi pada kesejahteraan anak—termasuk pembelajaran dan gizi—merupakan landasan penting dalam pemenuhan hak anak sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Di akhir masa kemitraan, program ditargetkan menghasilkan capaian terukur pada sektor pendidikan dan gizi. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan pada awal dan akhir program menggunakan instrumen internasional untuk mengukur peningkatan literasi, numerasi, serta status gizi anak.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
5 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
9 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
11 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
14 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel