Roni Mawardi
Minggu, 09 November 2025 - 15:12 WIB

BNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Partisipasi di Agrinex Expo 2025

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung perkembangan sektor agro nasional lewat partisipasi pada gelaran Agrinex Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Agrinex Indonesia bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Hall D Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Dalam event yang berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 6–8 November 2025, BNI memboyong empat UMKM binaan unggulan di sektor agribisnis, yaitu KSIP Agro, Pelita Desa, Agrotama, dan Sayur Kendal.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan bahwa keikutsertaan BNI dalam Agrinex Expo 2025 merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hijau serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“BNI senantiasa mendukung pengembangan sektor pertanian dan agribisnis Indonesia melalui pembiayaan, pendampingan, serta fasilitasi promosi bagi pelaku UMKM agar dapat naik kelas dan go global,” kata Iqbal dalam keterangan tertulis.

Iqbal melanjutkan, UMKM yang diboyong BNI merupakan contoh nyata pelaku usaha agribisnis lokal yang telah mampu menembus pasar internasional.

Salah satunya adalah KSIP Agro, perusahaan agribisnis di bawah PT KSIP Solusi Mandiri yang bergerak di bidang ekspor buah serta sayuran segar asal Indonesia dan telah menembus pasar Singapura, Thailand, Malaysia, Hong Kong, Eropa, dan Timur Tengah, serta memiliki sertifikat ISO 22000 dan Global GAP sebagai jaminan mutu dan keamanan pangan.

Ada juga Pelita Desa, perusahaan eksportir di bidang natural resources Indonesia yang memproduksi dan mengekspor berbagai komoditas unggulan seperti cocopeat, briket, wood pellet, rempah-rempah, dan produk kelapa. Produk-produk tersebut telah berhasil menembus pasar internasional antara lain Amerika Serikat, Kuwait, Turki, Oman, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Mayotte.

Sementara itu, Agrotama dan Sayur Kendal merupakan UMKM binaan BNI yang berfokus pada pengembangan produk hortikultura dan sayur-mayur segar dari petani lokal. Keduanya aktif melakukan inovasi dan ekspansi pasar guna memperkuat rantai pasok produk agribisnis dalam negeri.

BNI melihat potensi pertumbuhan di sektor ini masih sangat besar. Hingga September 2025, total pembiayaan sektor pertanian dan kehutanan BNI mencapai Rp43,21 triliun dengan 35.352 debitur. Rinciannya, sektor usaha kecil sebesar Rp6,74 triliun dengan 34.896 debitur, sektor usaha menengah Rp9,68 triliun dengan 198 debitur, dan sektor korporasi Rp26,79 triliun dengan 258 debitur.

Ke depan, BNI akan terus memperluas dukungan terhadap pelaku agribisnis nasional lewat berbagai inisiatif strategis seperti program BNI Xpora yang fokus pada pengembangan kapasitas ekspor, digitalisasi bisnis, dan akses pembiayaan bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar global.

“Kami optimistis sektor agribisnis akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional, dan BNI berkomitmen menjadi bank yang selalu hadir untuk mendukung para pelaku usaha di sektor ini,” tutup Iqbal.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
03/06/2026 13:51 WIB
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
03/06/2026 13:33 WIB
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
Telkomsel