Endang Muchtar
Rabu, 03 September 2025 - 18:17 WIB

Kadin Indonesia Dorong Penguatan Sektor Manufaktur Sebagai Motor Penggerak Perekonomian Nasional

Karyawan menyusun komponen otomotif disalah satu perusahaan, di Karawang. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE)
Karyawan menyusun komponen otomotif disalah satu perusahaan, di Karawang. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE)
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penguatan sektor manufaktur sebagai salah satu motor penggerak perekonomian nasional.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menekankan perlunya dukungan aktif dari seluruh pemangku kepentingan agar industri manufaktur terus tumbuh dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Menurutnya, pemerintah selama ini sudah memberikan berbagai insentif dan kemudahan bagi sektor manufaktur. Namun, Sarman menilai kementerian terkait masih perlu lebih proaktif berdialog dengan pelaku usaha guna mengetahui kebutuhan insentif yang tepat sasaran.

“Untuk itu, penting bagi kementerian terkait agar proaktif melakukan dialog dan komunikasi untuk membahas insentif yang dibutuhkan, agar industri manufacturing semakin bertumbuh dan mampu menambah lapangan kerja,” jelas Sarman dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (3/9).

Berdasarkan data, subsektor manufaktur yang menjadi penyerap tenaga kerja terbesar antara lain tekstil dan produk tekstil (TPT), alas kaki dan kulit, makanan dan minuman, elektronik dan komponennya, serta otomotif.

Sarman menambahkan kontribusi manufaktur terhadap perekonomian Indonesia mencapai 19 persen. Investasi di sektor ini, menurutnya, tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.

Sepanjang semester I 2025, sektor manufaktur telah membuka 1,2 juta lapangan kerja baru. Sementara pada semester II tahun ini diperkirakan akan tercipta tambahan 3 juta lapangan kerja.

Dunia usaha berharap peningkatan performa sektor manufaktur dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat. Untuk itu, pemerintah diminta menjaga stabilitas harga pangan pokok serta mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) dan realisasi anggaran belanja.

Lebih lanjut, Sarman menekankan pentingnya iklim usaha yang aman dan nyaman agar investor tidak ragu menanamkan modalnya di Indonesia. Ia juga mengingatkan pemerintah dan DPR agar menjadikan gelombang aksi unjuk rasa terakhir sebagai bahan evaluasi.

“Untuk itu pemerintah dan DPR agar menjadikan kejadian unjuk rasa baru-baru ini sebagai bahan masukan dan evaluasi agar lebih peka dan responsif terhadap berbagai masukan dan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat,” pungkas Sarman.

Dengan adanya penguatan sektor manufaktur, Kadin berharap Indonesia dapat memperluas kesempatan kerja, menjaga pertumbuhan ekonomi, serta memperkokoh daya saing industri di tengah dinamika global.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
Budaya Mandi dan Pentingnya Arus Air Stabil bagi Kesehatan
 
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Sikapi Perbedaan soal Polemik Aturan Outsourcing Antara Buruh dan Pengusaha
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7/2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diterbitkan Menaker Yassierli menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, awal Mei lalu.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.
Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut.
 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
06/05/2026 15:24 WIB
Perry Ambil Langkah BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Berkaitan dengan dua hal penting mengenai nilai tukar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka Selasa (5/5/2026).
 
Nasional
06/05/2026 14:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.
 
Nasional
06/05/2026 11:18 WIB
Aksi Nyata Canon: Ubah Sampah Botol Tinta Plastik Menjadi Harapan bagi Anak Prasejahtera
Bekerja sama dengan ATMI Recycle Studio dan didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ), inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus memberikan kontribusi edukatif bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Telkomsel