Endang Muchtar
Rabu, 25 Januari 2023 - 21:04 WIB

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) Luncurkan 3 Kapal Pandu Baru

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Semarang, 25 Januari 2023. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) hari ini meluncurkan tiga kapal pandu baru di Galangan Kapal PT Yasa Wahana Tirta Samudera (Group Samudera Indonesia) Semarang. Peluncuran kapal pandu baru ini merupakan tahapan akhir yang menandai selesainya pembangunan struktur kerangka badan kapal. Pembangunan kapal dilakukan oleh Galangan Kapal PT Yasa Wahana Tirta Samudera KSO dengan PT Constrine Jaya Group dan melibatkan pihak PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dalam pengawasan dan pembangunan kapal. Prosesi peluncuran kapal dilakukan dengan diturunkannya kapal pandu baru dari landasan peluncuran ke air. Tiga kapal pandu baru ini diperkirakan mulai dioperasikan pada Februari 2023 mendatang setelah melalui tahapan commissioning test dan serah terima (delivery) kapal.

Tiga kapal pandu tersebut diberi nama Kapal Pandu IPCM Srikandi 01, Kapal Pandu IPCM Srikandi 02, dan Kapal Pandu IPCM Srikandi 03. Sebelumnya pada 11 Januari 2023 lalu telah dilakukan peluncuran Kapal Pandu IPCM Srikandi 03, menyusul pada hari ini 25 Januari 2023, dilaksanakan peluncuran dua kapal pandu lainnya yaitu Kapal Pandu IPCM Srikandi 01 dan Kapal Pandu IPCM Srikandi 02. Kapal pandu ini memiliki desain serta konstruksi yang memudahkan pengoperasian, manuver/olah gerak kapal, maintenance serta dapat digunakan di seluruh area operasi.

Acara peluncuran kapal pandu baru milik PT Jasa Armada Indonesia Tbk ini dihadiri oleh jajaran manajemen, Direktur Utama, Shanti Puruhita; Direktur Armada dan Operasi, Muhammad Igbal; Direktur Keuangan & SDM, Reini Delfianti; Direktur Pengelola Holding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Putut Sri Muljanto; Direktur Strategi dan Teknik Subholding PT Pelindo Jasa Maritim, Hosadi Apriza Putra; serta jajaran Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan/KSOP Kelas Semarang.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita mengatakan, "Peluncuran armada IPCM. Saya yakin dan optimis, dengan adanya kapal pandu ba a kapal pandu baru ini akan semakin ini, kami dapat meningkatkan eperkuat bisnis, memperlancar operasional dan memperluas target pasar. Harapan kami, kinerja perusahaan semakin tumbuh pesat sehingga dapat memenuhi harapan para stakeholders."

Shanti menjelaskan, pembangunan kapal pandu baru ini sebagai wujud komitmen yang tinggi dari IPCM dalam mengelola penggunaan dana hasil IPO dan merupakan proyek investasi multiyears yang kontrak pembangunannya dilaksanakan pada Desember 2021. Kapal Pandu sendiri sesuai Peraturan Menteri nomor 93 dan nomor 57 bertujuan memenuhi sarana bantu mengarahkan untuk digunakan Pandu dalam melakukakan tugas-tugas mengarahkan untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi dalam olah gerak.

Sementara itu Direktur Armada dan Operasi IPCM, Muhammad Iqbal menambahkan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembangunan tiga unit kapal pandu baru. Dengan demikian, hingga saat ini IPCM mengoperasikan total sebanyak 34 kapal pandu. Kami akan terus meningkatkan, mengembangkan pelayanan dan memberikan nilai tambah kepada para pengguna jasa."

Spesifikasi teknis pembangunan tiga unit kapal pandu ini memiliki daya minimal 2 x 300 HP yang dapat dioperasikan di seluruh wilayah operasi perairan pesisir terbatas yang tidak melebihi 50 nautical mil dari garis pantai khususnya untuk kegiatan pemanduan kapal. Kapal pandu ini memiliki konsep go green yang ke depannya dapat dijadikan pengembangan program ramah lingkungan. Kapal menggunakan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang didukung dengan mesin bantu, dengan baterai sebagai wadah penyimpanan sumber listrik DC untuk selanjutnya digunakan sebagai tenaga penerangan, peralatan navigasi, komunikasi, pompa-pompa dan peralatan listrik lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, sebagai bentuk rasa syukur atas peluncuran 3 kapal pandu baru tersebut, IPCM juga turut berkontribusi dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui penyerahan CSR kepada Yayasan Pena Yatim Nur Ihsan Semarang.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
12 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
16 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
21 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel