Endang Muchtar
Minggu, 23 Oktober 2022 - 09:59 WIB

Revitalisasi dan Penggunaan Energi Baru Terbarukan Kian Giat Dilakukan. 

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Industri hijau adalah sebuah keharusan untuk mencapai industri berkelanjutan. Salah satu cara yang dilakukan adalah peningkatan efisiensi produksi dan sumber daya, pengembangan bahan baku ramah lingkungan (material hijau) dan produk hijau yang berdaya saing. 

Percepatan implementasi industri hijau didorong melalui efisiensi energi dan pemanfaatan energi bersih serta energi baru dan terbarukan (EBT). Kemudian penurunan emisi gas rumah kaca, polusi dan limbah, efisiensi dan ketahanan air sektor industri, penerapan ekonomi sirkular dan 4R (reduce, reuse, recycle, dan recovery) serta peningkatan dan perluasan pekerjaan hijau.
Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, mengatakan industri mendukung pemerintah menuju nol emisi karbon  atau net zero emission (NZE) pada 2060. "Kebijakan dari pemerintah itu sejalan juga dengan Kebijakan Danone, kami punya target NZE pada 2050, 10 tahun lebih lebih cepat daripada yang ditargetkan," ujarnya dalam Tempo Energy Day sesi II bertajuk Inisiatif Industri Dalam Implementasi Energy Hijau disiarkan secara langsung di Youtube Tempo Media. 

Karyanto menjelaskan alasan Danone mengejar NZE pada 2050 karena perusahaan menghasilkan karbondioksida dalam jumlah besar. Untuk itu ada lima upaya yang dilakukan untuk menuju nol emisi karbon. Pertama, efisiensi energi. "Ini yang harus dilakukan di semua aktivitas pabrik. Kami mulai mengganti mesin atau peralatan yang tidak ramah energi," kata dia.
Kedua, logistic optimization. "Kami mengoptimalkan logistik, termasuk menghitung apakah harus membangun pabrik yang mendekati ke konsumen sehingga dampak gas CO2 bisa seminimal mungkin," tuturnya. 

Ketiga, inovasi kemasan. "Kemasan Danone itu kurang lebih sepertiga dari total emisi,” ujarnya. Keempat, akses ke renewable energy. 
Kelima, carbon sequestration renewable energy certificate. "Komitmen kami adalah ingin mempergunakan 100 persen dari renewable energy pada 2030," kata Karyanto. 
Komitmen penurunan emisi karbon juga diungkapkan Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim. Dia menjelaskan perusahaan milik negara itu melakukan inisiatif lebih awal dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung. Pembangkit akan dibangun di danau milik perusahaan dengan total kapasitas 80 megawatt (MW). 

Rencana strategis lain yang disiapkan Krakatau, kata Silmy, adalah memproduksi produk dengan kandungan ramah lingkungan. “Konsepnya adalah green steel, baja yang dihasilkan melalui proses dekarbonisasi,” ujarnya. 

Langkah lain adalah pengembangan blue & green hydrogen. Menurut Silmy mengatakan potensi produksi blue & green hydrogen sangat terbuka untuk kawasan industry dan penyediaan energi bersih. Dia menambahkan, manajemen sudah menyusun peta jalan pengurangan emisi karbon secara bertahap. 
Adapun GM Business Development and Investor Relation PT Pan Brothers Tbk, Satrio Boediarto, mengatakan perusahaan telah melakukan, efisiensi energi dan dekarbonisasi. "Pada 2014, kami sudah membangun green office gedung baru di Boyolali, kemudian mengganti seluruh lampu TL yang ada di seluruh pabrik yakni 22 pabrik dengan LED," ujarnya.
Selain itu, kata Satrio, perusahaan melakukan penggantian mesin secara bertahap. "Anak perusahaan yang bergerak di bidang teksil juga sudah memodernisasi dyeing mesin, dimana penggunaan air sedikit dan juga penggunaan energinya lebih efisien.” 

Ada tiga tahap yang dilakukan perusahaan dalam pengembangan energi baru terbarukan. Pertama, revitalisasi mesin-mesin dengan menggunakan mesin yang lebih efisien. Kedua, pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle di perusahaan. “Ketiga penggantian boiler dengan bahan bakar ramah lingkungan,” kata Budi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
07/10/2026 12:25 WIB
Erick Thohir Nilai Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Persiapan Timnas ke Piala Dunia
Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air.
 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
Ad Placholder