Endang Muchtar
Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Pertahankan Opini WTP 18 Tahun Berturut-Turut, Kemenko Perekonomian Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Negara

Foto/dok. kemenkoperek/ECONOMICZONE
Foto/dok. kemenkoperek/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus menguatkan komitmennya dalam menerapkan prinsip good governance, akuntabilitas, serta pengelolaan keuangan negara yang transparan demi mendukung efektivitas kebijakan pembangunan ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN TA 2025 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, penyusunan Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian senantiasa mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan dan kaidah tata kelola yang sehat.

“Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kemenko Perekonomian kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Tahun 2025.

Capaian ini merupakan opini WTP yang ke-18 secara berturut-turut sejak tahun 2008,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sambutannya, dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Tahun 2025 di Jakarta, Senin (24/08).

Menko Airlangga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPK RI atas pemeriksaan yang profesional, independen, dan konstruktif, serta seluruh jajaran Kemenko Perekonomian yang terus menjaga kualitas pengelolaan anggaran dan Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Pihaknya menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar tujuan akhir, melainkan momentum untuk terus memperbaiki tata kelola dan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK sesuai rencana aksi yang disepakati.

Penguatan tata kelola internal tersebut sejalan dengan capaian kinerja perekonomian nasional yang terus menunjukkan fundamental kuat.

Di tengah berbagai tantangan, petumbuhan ekonomi dalam semester I sebesar 5,45%, didukung oleh penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,65% per Mei 2026 dan angka kemiskinan yang turun menjadi 8,07%.

Selain itu, kemandirian energi terus didorong melalui program B50 serta penguatan diplomasi ekonomi dengan 25 perjanjian dagang yang telah berlaku dan 13 kerja sama dalam tahap perundingan per Juli 2026.

Melalui akuntabilitas yang semakin baik, Kemenko Perekonomian optimistis dapat mengawal berbagai kebijakan prioritas pemerintah, mulai dari akselerasi investasi, penguatan hilirisasi industri, hingga perlindungan daya beli masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan bahwa raihan opini WTP ke-18 ini menjadi bukti konsistensi seluruh unit kerja di lingkungan Kemenko Perekonomian dalam menjaga integritas dan kehati-hatian dalam penggunaan dana publik.

“Capaian WTP secara beruntun selama 18 tahun ini mempertegas komitmen Kemenko Perekonomian bahwa pelaksanaan anggaran dan koordinasi kebijakan ekonomi selalu berjalan beriringan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kami memastikan setiap rekomendasi perbaikan dari BPK akan ditindaklanjuti secara cepat dan terukur demi mengoptimalkan kemanfaatan anggaran bagi masyarakat,” tegas Jubir Haryo.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya yakni Anggota II BPK RI Daniel Lumban Tobing, Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara II BPK RI Nelson Ambarita, Direktur PKN 2D BPK RI Harry Purwaka beserta Tim PKN II BPK RI, Plt. Sekretaris Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang, serta para Pejabat Eselon I dan Eselon II di lingkungan Kemenko Perekonomian. (nck)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/09/2026 16:32 WIB
RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menetapkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
 
Nasional
05/09/2026 06:52 WIB
HADIR LEBIH DEKAT DI BUMI PAPUA, ASABRI BERIKAN LAYANAN DAN SEPENUH HATI DI TIMIKA, PAPUA TENGAH
Wujud Nyata Pemerataan Layanan untuk Memastikan Para Penjaga Kedaulatan Bangsa Memiliki Pemahaman Manfaat dan Kesiapan Finansial Sedari Dini
 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 19:27 WIB
Trem Listrik Bandara–Canggu Segera Dibangun, Groundbreaking Ditargetkan Maret 2027
Penandatanganan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung serta sejumlah pihak terkait.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
Ad Placholder