EH
Sabtu, 17 Maret 2018 - 22:10 WIB

Pelindo III Siapkan Rp 1,2 Triliun Sokong Kemaritiman

PELINDO 3
PELINDO 3
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Pelindo III menyepakati tiga kontrak senilai lebih dari Rp 1,2 triliun untuk proyek pengembangan infrastruktur di sektor maritim. Menurut rencana, proyek tersebut dibangun di tiga pelabuhan yakni Tanjung Perak di Surabaya, Benoa di Bali, dan Gili Mas Lembar di Lombok.

CEO Pelindo III Ari Askhara mengatakan, nilai kontrak yang ditujukan untuk pengembangan infrastruktur layanan kapal pesiar dan diversifikasi bisnis di bidang properti ini merupakan bagian dari rencana total investasi perusahaan tahun 2018 senilai Rp 12 triliun. 

Dalam pelaksanaannya, Pelindo III melibatkan kontraktor spesialis proyek maritim asal Belanda, Van Oord dan dua kontrak berupa sinergi BUMN bersama PT Wika Gedung dan PT Pembangunan Perumahan (PP).  “Wika Gedung akan mengerjakan desain dan pembangunan dermaga kapal pesiar dan dermaga peti kemas di Terminal Gili Mas yang merupakan pengembangan Pelabuhan Lembar di NTB, sementara Van Oord akan mendukung revitalisasi alur dan kolam Pelabuhan Benoa Bali,”.

Nantinya, dermaga terminal baru akan didesain dengan kedalaman mencapai -14 meter LWS di bawah permukaan air. Sehingga Terminal Gili Mas akan memposisikan Pelabuhan Lembar sebagai gerbang wisata yang representatif. “Pelindo III fokus pada peningkatan aksesibilitas karena merupakan faktor penting untuk mendorong peningkatan kunjungan turis ke Lombok. Apalagi nantinya akan ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wisata Mandalika di Lombok," imbuh Ari.

Sedangkan di Bali, Pelindo III terus menggenjot pengembangan pelabuhan gerbang wisata Pulau Dewata, terutama mempercantik bangunan terminal penumpang untuk mendukung penyelenggaraan gelaran internasional, IMF-World Bank Annual Meeting 2018, pada Oktober nanti. Tahun ini ditargetkan sebanyak 85 kapal pesiar akan sandar di pelabuhan terbesar di Bali tersebut.

Sementara itu, kontrak dengan PP dilakukan untuk membangun menara perkantoran pertama di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya seluas 60 ribu meter persegi. Menara yang dinamakan Pelindo Place ini akan dibangun menjulang setinggi 23 lantai dan berkonsep ramah lingkungan. Menara tersebut digadang-gadang akan menjadi pusat perkantoran urban yang mendukung kinerja bisnis kepelabuhanan.(EH)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
5 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel