RM
Rabu, 06 Juli 2022 - 16:11 WIB

“Kentongan Purwokerto”, Ajang Temu Kangen AO PNM dengan Menteri BUMN

Foto/Dok-PNM/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PNM/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebagai wadah silaturahmi, PT Permodalan Nasional Madani atau PNM menggelar acara “Kentongan Purwokerto” bersama Menteri BUMN Erick Thohir di GOR Satria Purwokerto, Purwokerto, Jawa Tengah. Silahturahmi Menteri BUMN dengan Account Officer (AO) PNM juga memperkenalkan budaya local Purwokerto. Kentongan Purwokerto turut dihadiri Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi.

“Ayok kita jangan jadi penonton kita harus menjadi bangsa yang terdepan, yang memberikan kontribusi untuk kemajuan masa depan bangsa,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir dalam siaran pers PNM yang diterima di Jakarta, Rabu (6/7/22).

Erick juga menyampaikan agar AO PNM mampu meningkatkan terus mendorong nasabah PNM Mekaar hingga jumlahnya dapat mencapai 14 juta nasabah di tahun 2022. Kentongan PNM ini dihadiri oleh 300 insan Account Officer (AO). Selain itu, Erick juga memberikan beasiswa kepada 50 beasiswa AO PNM berprestasi.

Kedatangan Erick Thohir disambut meriah dengan memainkan 250 kentongan khas Purwokerto yang dimainkan langsung oleh AO PNM, yang nantinya akan diserahkan kepada Ruang Pintar Dukuh Dai Purwokerto. Pada kesempatan tersebut, salah satu AO PNM inspiratif Purwokerto berbincang langsung dengan menceritakan tentang kisah mereka hingga menjadi seorang AO yang inspiratif.

Saya pikir bekerja di PNM membutuhkan pendidikan yang cukup tinggi, tapi ternyata saya lulusan SMA bisa bekerja di PNM, hingga saat ini sudah 8 bulan saya bekerja di PNM saya mampu menyisihkan uang saya untuk investasi ternak kambing,” kata Naini, AO PNM.

Kegiatan temu kangen “Kentongan Purwokerto” ini ditutup dengan pembagian tabungan emas kepada seluruh AO PNM yang hadir. Simbolis tabungan emas ini bertujuan untuk mengajarkan para millennials insan PNM untuk mulai berinvestasi dengan menabung emas melalui aplikasi PNM Digi.

Sebagai informasi, hingga 4 Juli 2022 PNM Purwokerto telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 2,35 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 232.616 ribu nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.386 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
2 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel