RM
Rabu, 22 Juni 2022 - 15:04 WIB

Phapros dan UGM Kolaborasi Hilirisasi Riset Hasilkan Inovasi Pencegahan Kanker Nasofaring

Foto/Dok-Phapros/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Phapros/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebagai sektor yang dikategorikan sebagai industri formulasi, Indonesia perlu mengembangkan farmasi dengan berbasiskan tiga pilar utama, yaitu bahan baku, bio teknologi dan herbal. Ketiganya dapat dikembangkan sehingga bisa menjadi industri yang potensinya besar di masa depan sehingga membutuhkan riset yang mendalam.

“Industri farmasi di tingkat dunia saat ini tidak ada yang bisa mandiri melakukan penelitian tanpa berkolaborasi,” kata Pakar hilirisasi riset Universitas Gadjah Mada (UGM), Iswanto dalam siaran pers Phapros di Jakarta, Rabu (22/6/22).

Menurutnya, pelaku industri umumnya bekerjasama dengan pusat-pusat riset untuk memformulasikan produk agar bisa fokus pada bisnis intinya masing-masing. “Di UGM sendiri kami melakukan hilirisasi riset-riset hasil penelitian agar bisa diangkat untuk masuk ke pasar komersial. Riset yang kami fokuskan adalah alat kesehatan, herbal dan pangan sehat. Kita juga menjembatani antara industri dengan peneliti, utamanya dari sisi prinsip pemasaran. Karena membuat produk yang bagus itu gampang, namun membuat produk bagus yang bisa dijual dan kompetitif itu tidaklah mudah,” tambahnya.

Saat ini dukungan pemerintah terhadap dunia riset, khususnya untuk farmasi cukup baik dengan memberikan dana kepada universitas untuk melakukan penelitian-penelitian tertentu (kedaireka). “(Termasuk juga) tax holiday atau menghilangkan sama sekali pajak untuk kegiatan riset, Ini termasuk peran pemerintah untuk kegiatan riset,” tambahnya.

Menurut Direktur Utama Swayasa Prakarsa tersebut, yang merupakan inkubator untuk hilirisasi hasil riset karya anak bangsa, Phapros dan Universitas Gadjah Mada telah berkolaborasi dalam hilirisasi riset untuk produk pencegahan kanker nasofaring dengan meluncurkan NPC Strip, yaitu alat deteksi dini NPC yang mudah, cepat, akurat, dan berbiaya murah.

“Selain itu, Phapros dan UGM juga bersinergi dalam hilirisasi riset untuk produk INA Shunt sebagai solusi bagi penderita hidrosefalus yang banyak menyerang bayi dan balita. Phapros memiliki kompetensi di bidang alat-alat kesehatan, dan saya pikir juga bisa mulai di segmen produk-produk herbal,” ungkapnya.

Menurutnya, industri farmasi di Indonesia sangat tersegmentasi dalam arti tidak ada pemain besar yang bisa menguasai seluruh pasar dengan produk-produknya. Rata-rata hanya mengambil ceruk-ceruk tertentu sesuai dengan kompetensi intinya, dan hal ini bisa dikembangkan lebih lanjut agar penguasaan pasar menjadi lebih baik.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
3 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel