RM
Selasa, 01 Maret 2022 - 15:56 WIB

Libur Panjang, Penumpang KRL Naik 24 Persen

Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - KAI Commuter sebagai operator Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek mencatat bahwa volume pengguna KRL selama libur akhir pekan pada Sabtu-Minggu masing-masing 370.331 (26/2) dan 317.371 (27/2).

“Jumlah pengguna selama dua hari tersebut yang mencapai 687.702 merupakan peningkatan 24 persen dibanding Sabtu dan Minggu pada pekan sebelumnya yang tercatat 553.220 pengguna selama dua hari. Hari Senin (28/2) ini, pengguna juga meningkat jika dibanding hari Minggu kemarin,” kata VP Corsec KAI Commuter, Anne Purba dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (1/3/22).

Di akhir libur selama tiga hari ini, volume pengguna KRL pada Senin (28/2) hingga pukul 18.00 WIB tercatat sebanyak 269.287 pengguna atau bertambah 5% dibanding waktu yang sama pada Minggu (27/2). Volume pengguna Stasiun Bogor sebagai salah satu kota destinasi wisata di libur panjang ini hingga pukul 18.00 WIB tercatat ada 20.195 pengguna atau bertambah 15% dibanding hari kemarin di waktu yang sama. Lain halnya di Stasiun Jakarta Kota, stasiun yang letaknya berdekatan dengan sejumlah destinasi wisata justru mengalami penurunan pengguna hingga 15%.

“Meski ada penambahan volume, kondisi di Stasiun maupun Kereta terpantau kondusif. Penambahan volume di akhir pekan ini jumlahnya juga masih di bawah hari-hari kerja yang rata-rata mencapai 400 ribu pengguna setiap harinya. KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat memasuki area stasiun dan di dalam KRL. Petugas akan melakukan penyekatan apabila kondisi stasiun dan KRL sudah sesuai kuota,” jelasya.

Pihaknya menyatakan layanan KRL tetap beroperasi dengan 1.005 perjalanan mulai pukul 04.00-22.00 WIB. Petugas baik di stasiun maupun KRL senantiasa mengingatkan pengguna untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Untuk mencegah penularan virus, petugas dengan tegas akan melarang pengguna masuk area stasiun apabila kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Gunakan aplikasi KRL Access untuk merencanakan perjalanan dengan KRL agar terhindar dari potensi kepadatan di stasiun maupun di KRL. Gunakan juga Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik bank untuk mengurangi penggunaan uang tunai dan mendukung upaya pemerintah dalam penerapan cashless society,” sarannya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder