RM
Jumat, 25 Februari 2022 - 14:02 WIB

AP II dan HIN Teken MoU Pengelolaan Hotel Bandara

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebagai upaya memberikan pelayanan menyeluruh kepada penumpang, PT Angkasa Pura II dan PT Hotel Indonesia Natour (HIN) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Rencana Kerja Sama Penyediaan Jasa Operator Hotel. Nantinya akan ada kajian kerja sama pengelolaan hotel milik AP II oleh anak usaha HIN yaitu PT Hotel Indonesia. Kolaborasi ini memperkenalkan Indonesian Hospitality di sektor pariwisata dari hulu hingga hilir.

“Indonesian Hospitality adalah nilai unik atau unique value proposition dari pariwisata Indonesia. Rencana kerja sama AP II dan HIN yang merupakan anggota dari InJourney Holding ini guna mendukung terwujudnya Indonesian Hospitality di sektor pariwisata dari hulu hingga hilir, di mana traveler atau wisatawan akan merasakan layanan dan fasilitas dengan konten lokal berlandaskan Indonesian Hospitality mulai dari bandara, hotel, destinasi wisata dan lokasi lainnya,” kata Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (25/2/22).

Kerja sama diharapkan membuat AP II fokus memberikan Indonesian Hospitality di terminal penumpang pesawat, sementara hotel AP II yang dikelola Hotel Indonesia Group juga dapat memberikan Indonesian Hospitality dengan baik. Indonesian Hospitality merupakan nilai penting yang dapat membangkitkan pariwisata Indonesia yang tertekan akibat pandemi COVID-19.

Adapun saat ini AP II memiliki 3 hotel di kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan 1 hotel di Bandara Kualanamu. Di samping itu, tengah dibangun 1 hotel di Terminal 3 Area Domestik dan ke depannya direncanakan pembangunan 1 hotel di Bandara Kualanamu. Fokus pembangunan hotel saat ini masih di kedua bandara tersebut.

“Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu adalah dua bandara dengan lalu lintas penerbangan lebih tinggi dibandingkan dengan bandara-bandara AP II, di mana di kedua bandara itu juga terdapat sejumlah penerbangan lanjutan (connecting flight). Permintaan untuk hotel cukup tinggi di kedua bandara ini. Pembangunan hotel di Bandara Soekarno-Hatta juga untuk meningkatkan daya saing bandara ini dengan bandara-bandara kelas dunia lainnya. Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah memiliki berbagai fasilitas seperti Skytrain, Stasiun Kereta Bandara, Heliport, Hotel Bintang 4, lalu Hotel Kapsul dan berbagai fasilitas lounge. Saat ini juga tengah dibangun 1 hotel di Terminal 3 Area Domestik,” tambahnya.

Direktur Utama HIN, Iswandi Said menuturkan kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari hotel yang dimiliki AP II. “Kolaborasi melalui MoU ini dalam rangka rencana kerja sama AP II dan HIN. Kami berharap HIN, melalui anak usahanya yakni PT Hotel Indonesia Group dapat meningkatkan nilai, kualitas dan pelayanan pengelolaan hotel sesuai Indonesian Hospitality,” ujar Iswandi Said.

MoU untuk mewujudkan kerja sama dan sinergi ini dilakukan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 jam yang lalu
KSSK Tegaskan Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan III-2026 Berada dalam Kondisi Aman
Perkembangan pasar saham setelah pengumuman MSCI serta meningkatnya tekanan terhadap nilai tukar turut memengaruhi dinamika pasar keuangan dan mendorong peningkatan arus modal keluar dari pasar saham.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Bunga Deposito di Atas Jaminan LPS Tembus Rp3.791 Triliun, Ada Apa dengan Bank?
Dari sisi penghimpunan dana, pertumbuhan simpanan di berbagai kelompok nominal atau tiering menunjukkan perbaikan per September 2026, dengan rentang pertumbuhan 1,99% hingga 11,91% secara tahunan.
 
Nasional
03/11/2026 20:08 WIB
UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI 2026
Himpun prospek pembeli, termasuk calon mitra internasional, untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang ekspor produk unggulan Indonesia
 
Nasional
03/11/2026 19:05 WIB
OJK Luncurkan 3 Pedoman Produk Bank Syariah, Bidik Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif
Ketiga pedoman tersebut meliputi Pedoman Produk Ijarah, Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), dan Wakalah Penjualan Aset Ready Stock.
 
Nasional
03/11/2026 17:03 WIB
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
Beroperasi dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia, Digiserve fokus memperluas peluang bisnis melalui integrasi solusi B2B ICT TelkomGroup
 
Nasional
03/11/2026 14:59 WIB
Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia
NeutraDC jajaki peluang pengembangan kapasitas hingga 1 GW di lokasi strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi digital
 
Nasional
03/11/2026 12:16 WIB
Ekonomi RI Makin Tangguh! Inflasi Terkendali, Ekspor Surplus, Manufaktur Cetak Rekor
Kinerja positif juga terlihat pada sektor manufaktur. Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia meningkat menjadi 54,0 pada Oktober 2026, naik dari 52,4 pada bulan sebelumnya.
Ad Placholder