RM
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 19:15 WIB

Upaya Capai Kemandirian Energi Nasional, Wakil Menteri BUMN I Tinjau Proyek JTB

Foto/Dok-PertaminaEP/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PertaminaEP/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bojonegoro - Sinergi antar BUMN pada pengerjaan Proyek Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) milik PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina diharapkan tetap solid walaupun dijalani ditengah masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun ini. Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Mansury saat melakukan kunjungan kerjanya ke proyek JTB, Bojonegoro, Jawa Timur pada Jumat (29/10/2021).

Dikatakan Pahala, pihaknya mengharapkan PEPC sebagai pemilik proyek dan juga PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai kontraktor yang mengerjakan proyek JTB terus memberikan potensi terbaiknya demi suksesnya pekerjaan ini. Karena gas dari JTB sangat diandalkan dalam pemenuhan kebutuhan energi di Jawa Timur maupun Jawa Tengah. 

"Saya sangat mengharapkan proyek ini mampu berkontribusi pada kemandirian energi nasional, apalagi saat ini situasi dunia tengah mengalami krisis energi" jelasnya. Pahala juga menyampaikan bahwa secara historis dirinya memiliki kedekatan khusus dengan proyek JTB lantaran saat dimulainya proyek ini pihaknya turut aktif mempersiapkan aspek pembiayaannya.

Sementara itu, dihadapan Wamen, Direktur Utama PEPC, Awang Lazuardi menyampaikan tantangan yang dihadapi proyek ini selama pandemi, namun demikian PEPC terus berupaya mengembangkan inovasi dan berkonsolidasi untuk mewujudkan tujuan proyek JTB dalam berkontribusi pada pemenuhan energi. "Tentu kami terus berupaya agar capaian-capaian penting ini terus ditingkatkan, meskipun kita dalam situasi yang cukup menantang" ungkap Awang.

Saat ini realisasi proyek EPCC secara total telah mencapai 94,71% dengan beberapa kegiatannya seperti engineering telah mencapai target 100%. Proyek JTB sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam Perpres Nomor 109 tahun 2020. 

Proyek JTB yang diharapkan menjadi salah satu penghasil gas terbesar di Indonesia memiliki kapasitas produksi gas yang mencapai 192 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day). Dimana 100 MMSCFD telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan gas pembangkit listrik milik PT PLN.

Dengan capex proyek JTB yang mencapai 1,5 miliar USD, suplai gas dari JTB  kedepannya akan memasok ketersediaan gas di Pulau Jawa yang cukup besar sehingga dapat meningkatkan kemajuan perekonomian masyarakat melalui geliat dunia usaha baik secara regional maupun nasional.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Wamen BUMN I juga didampingi oleh Komisaris Independen Persero, Ahmad Fikri Assegaf, Komisaris Subholding Upstream Pertamina Fadli Rahman, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina Budiman Parhusip, Corporate Secretary PHE, Arya Paramita, Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Awang Lazuardi, dan General Manager Gas JTB Project Charles, L. Tobing serta Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih serta tim dari sekretariat Dewan Komisaris. Pada kesempatan ini Wamen beserta rombongan meninjau langsung ke lapangan proyek gas JTB dan mendapat penjelasan berbagai aspek secara detail mengenai pengembangan proyek ini. Selama kunjungan kerja ini, protokol kesehatan dan keselamatan diterapkan secara ketat sesuai dengan aturan HSSE yang berlaku. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
14 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
18 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
Ad Placholder