RM
Jumat, 27 Agustus 2021 - 16:08 WIB

Nasabah Mekaar Capai 10,8 Juta, Presiden Jokowi: Ini Lompatan yang Sangat Cepat

Foto/Dok-Setpres/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Setpres/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam Sarasehan 100 Ekonom yang digelar INDEF, Presiden Joko Widodo mengungkapkan jumlah nasabah program pinjaman modal usaha mikro, Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar melonjak hingga mencapai 10,8 juta nasabah. Pada tahun 2017 nasabah Mekaar hanya 1,5 juta, namun saat ini telah mencapai 10,8 juta nasabah.

“Awalnya di 2017 itu hanya 1,5 juta (nasabah), saat ini sudah nasabah 10,8 juta. Ini sebuah lompatan yang sangat cepat sekali yang kita harapkan ini akan memberikan dampak kenaikan pada usaha usaha mikro di Tanah Air,” kata Presiden Jokowi secara virtual di kanal Youtube INDEF, Jakarta, Kamis, (26/08).

Program pemerintah melalui layanan Mekaar yang dijalankan sejak 2016 dikhususkan untuk usaha ultra-mikro mulai dari pinjaman Rp500 ribu, Rp1 juta hingga Rp3 juta. Sasaran nasabah adalah kelompok perempuan prasejahtera. “Hampir 100 persen yang diberikan adalah ibu-ibu. Ini sudah kita sudah sampai 10,8 juta nasabah,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi juga mengharapkan sumbangsih dan pemikiran para ekonom untuk mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19. Dengan kontribusi para ekonom, Indonesia dapat segera keluar dari masa sulit ini. Jokowi berharap dukungan dari para ekonom agar Indonesia dapat berlari cepat untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi.

“Saya yakin dengan pemikiran para ekonom yang siap memberikan ide gagasan besarnya, yang siap turun tangan jadi bagian solusi, kita pasti mampu lewati masa-masa yang sulit ini, sampai persiapan diri untuk berlari kencang setelah kita keluar dari krisis ini,” kata Jokowi.

Untuk diketahui, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan. Perusahaan ini didirikan oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 1 Juni 1999 dan bertujuan membantu pengembangan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Per Agustus 2021 PNM telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 10,8 juta nasabah PNM Mekaar. Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 439 Kabupaten/Kota, dan 4.450 Kecamatan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Transformasi Digital BRI Picu Sharing Economy di Tengah Masyarakat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus melakukan transformasi digital untuk menciptakan pertumbuhan kinerja di masa depan. Transformasi digital tersebut memberikan dampak besar terhadap sharing economy di tengah masyarakat. Dalam transformasi digital hal utama adalah bukan…
 
Nasional
3 jam yang lalu
Layanan KRL Pagi Ini Berjalan Tertib, Pengguna Mulai Beradaptasi Dengan Layanan di Stasiun Manggarai
Pengguna KRL pada Senin pagi (27/9) tercatat meningkat jumlahnya dibanding Senin pekan lalu. Namun pengguna dapat tertib mengikuti penyekatan dan protokol kesehatan di stasiun maupun KRL. Para pengguna juga mulai beradaptasi dengan penyesuaian layanan di Stasiun Manggarai.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Rawat Satwa yang Terluka, KPI Bangun Klinik Karantina Taman Wisata Alam Sorong
Sejumlah petugas di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong, Papua Barat terlihat sibuk menerima kedatangan warga. Para warga datang ke TWA dengan membawa sejumlah satwa ilegal liar dalam kondisi terluka, seperti burung Kakak Tua Raja, Cenderawasih, Lau Lau, berbagai jenis kadal, dan lain-lain.
 
Nasional
23/09/2021 17:42 WIB
Penumpang dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Soetta
Berdasarkan surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes COVID-19 yakni tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan…
 
Nasional
23/09/2021 17:30 WIB
Asyik, Rapid Test Antigen di Stasiun Kini Cukup Bayar Rp45.000
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di seluruh stasiun yang memiliki layanan antigen dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021.
 
Nasional
23/09/2021 17:24 WIB
Dukung Prokes Terintegrasi, PeduliLindungi Sudah Digunakan 1 Juta di Bandara AP II
Sebagai upaya penerapan integrasi PeduliLindungi di berbagai sektor, PT Angkasa Pura II (Persero) berkolaborasi dengan stakeholder yakni maskapai,
 
Nasional
21/09/2021 20:54 WIB
Presiden RI Jokowi: Industri Baja Pilar Penting Pertumbuhan Ekonomi
Presiden Joko Widodo dalam peresmian Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero) mengungkapkan transformasi BUMN menjadi keharusan agar BUMN-BUMN menjadi BUMN kelas dunia, semakin profesional, semakin kompetitif, semakin menguntungkan, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik…
Telkomsel