ECONOMIC ZONE - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Birgjen Pol Rusdi Hartono menjelaskan peran terduga teroris yang di tangkap di Tangerang, Rabu(24/3/2021) pagi tadi. Terduga teroris tersebut berinisial AM(54) yang bertugas sebagai pencari dana atau Istishod di kelompok Jamaah Islamiyah (JI).
"AM ini bertugas sebagai pencari dana atau dikenal di JI sebagai Istishod," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (24/3/2021).
Selain itu, AM juga bertugas melakukan pelatihan kewirausahaan kepada seluruh anggota Jamaah Islamiah untuk membuka usaha dan simpatisan Jamaah Islamiyah. Pelatihan itu bertujuan, agar seluruh anggota JI dapat berkembang dan menghasilkan ketika mendirikan usaha.
"Diharapkan ketika usaha dari para anggota JI ini berkembang tentunya akan memberi nilai lebih infaq yang semakin besar yang masuk di dalam keuangan organisasi JI," terang Rusdi.
Dengan besarnya infaq yang didapat, lanjut Rusdi, maka siklus keuangan dari kelompok tersebut menjadi semakin besar dan digunakan untuk mempertahankan eksistensi dari jaringan kelompok tersebut.
"Dan tentunya ketika keuangan semakin besar ini Jadi bagian bagaimana JI bisa menjaga dan mempertahankan eksistensi organisasi," lanjutnya.
Lebih lanjut Rusdi menambahkan, bahwa penangkapan terduga teroris di Tangerang pagi tadi, merupakan pengembangan dari penangkapan 22 terduga teroris dalam operasi pencegahan dan penindakan terorisme di Jawa Timur yang dimulai sejak pertengahan Februari hingga awal Maret.
"Setelah melakukan penangkapan di Jawa Timur, Tim Densus 88 Anti Teror melakukan pengembangan di wilayah Jakarta pada 19 maret lalu, dan menangkap 2 terduga pelaku teroris di Jakarta, Kemudian enam terduga di Sumatera Barat, 18 terduga berhasil di tangkap di Sumatera Utara.
Hingga kini, total terduga teroris ditangkap di wilayah Jawa Timur, Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Tangerang berjumlah 49.
Komentar