Gilbert Sem Sandro
Selasa, 02 Maret 2021 - 17:03 WIB

Proses Identifikasi Korban Sriwijaya SJ 182 Resmi Ditutup, Tersisa 3 Korban Belum Teridentifikasi

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONEE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONEE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri resmi menutup proses identifikasi korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang terjatuh di sekitar kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, penghentian proses identifikasi dilakukan, setelah tim DVI telah memproses seluruh post mortem body bag dan properti yang diambil di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

"Proses identifikasi oleh tim DVI RS Polri resmi dihentikan," ujar Brigjen Pol Rusdi Hartono saat konfrensi pers terakhir identifikasi korban SJ-182 di RS. Polri, Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Dari total 62 penumpang yang tercatat di manifest penerbangan, tim DVI berhasil mengidentifikasi 59 korban. Dengan rincian 30 korban laki-laki dan 29 korban perempuan. Adapun metode identifikasi, 13 di antaranya menggunakan sidik jari, dan 46 dengan metode DNA.

Korban terakhir yang teridentifikasi adalah Razanah berusia 57 tahun, korban tersebut teridentifikasi melalui DNA anak kandungnya. Jenazah tersebut tercatat dalam data manifes sebagai penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang berada pada nomor 11.

"Dengan data pembanding dari anak kandung beliau, atas nama Muhammad Rizki Pratama," terang Rusdi Hartono.

Namun, lanjut Rusdi Hartono, jika merujuk dari data manifes penumpang yang tercatat sebanyak 62 korban, masih tersisa tiga korban yang belum teridentifikasi. Mereka adalah Arkana Nadi Wahyu bayi laki-laki berusia 7 bulan, Dania anak perempuan usia 2 tahun dan Panca Widya Nursanti perempuan usia 46 tahun.

Ke tiga korban tersebut belum teridentifikasi karena sampel data postmortem atau bagian tubuh jenazahnya belum ditemukan. Tanpa adanya bagian tubuh jenazah hasil operasi SAR di lokasi kecelakaan, maka data pembanding antemortem dari pihak keluarga inti korban tidak bisa dicocokkan.

Namun bila nantinya Tim SAR menemukan bagian tubuh korban di perairan Kepulauan Seribu lokasi kecelakaan, tidak menutup kemungkinan korban bisa teridentifikasi. Mengingat meski operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 sudah dihentikan sejak 21 Januari 2021, Tim SAR tetap melakukan pemantauan di perairan Kepulauan Seribu.

"Bila ada perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan kembali. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan turut serta dalam pelaksanaan operasi DVI Sriwijaya Air SJ-182," tutupnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
22 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel