BNI
Jumat, 12 Februari 2021 - 20:08 WIB

Kian Bergairah, Ini Tantangan dan Peluang BNI Garap Pasar Milenial

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Segmen milenial kian menggairahkan dimana proporsi nasabah secara umum PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) masih didominasi oleh kaum muda ini yakni sebanyak 38 persen.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan, BNI semakin berkomitmen menggarap pasar milenial sejalan dengan misi perusahaan menyediakan layanan finansial berbasis digital yang praktis, cepat, aman, dan nyaman.

Milenial sebagai 'Big Potential Market' akan terus dimanjakan perusahaan dengan layanan transaksional yang serba digital dengan aksesibilitas yang semakin terbaru dan modern, beragam kebutuhan pembayaran kini bisa dikabulkan lewat satu fitur BNI Mobile Banking. 

"User BNI Mobile Banking naik signifikan hingga 60 persen menyentuh 7,8 juta pengguna, behaviour ini yang BNI tangkap untuk melakukan digitalisasi," tuturnya di Jakarta, akhir pekan ini.

Dia menambahkan, pihaknya memang mengarahkan BNI Mobile Banking menjadi satu-satunya rumah untuk seluruh transaksi yang dibutuhkan nasabah (one-stop-service), 

mulai dari digital opening account, reward point yang sudah berbasis digital, apply loan berbasis digital hingga signature berbasis digital untuk mengajukan kartu kredit.

*Peluang Garap Segmen Milenial*

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BNI melihat sejumlah peluang yang akan disasar untuk menangkap potensi segmen milenial, baik melalui pasar domestik hingga mancanegara.

BNI melalui produknya yang beragam akan seluruhnya dioptimalkan dengan berbasis digital. Pengembangan produk berbasis digital akan menjawab peluang penggarapan khusus market milenial untuk perusahaan.

"Selain digital opening account, perusahaan memiliki BNI Sonic  (Self Service Opening Account) yang dapat diakses melalui perangkat EDC Android. Kemudian ada pembukaan rekening digital pada e-commerce, dan peningkatan akuisisi BNI Fleksi sebagai produk KTA yang didukung  fleksibilitas channel seperti _channel ATM, Mobile Banking, SMS Banking_ serta pengajuan aplikasi E-Form serta kerjasama dengan pihak ketiga seperti Paylater, Traveloka, Dumi, dan sebagainya," jelas Corina. 

Corina menambahkan, pihaknya juga akan memperkuat hubungan dengan stakeholder terkait seperti dengan Universitas, Perguruan Tinggi, Kementerian & BUMN untuk penggarapan nasabah milenial. Antara lain dimulai dari  pengenalan fitur-fitur perbankan BNI & Mobile Banking BNI pada saat pembukaan Tabungan Pelajar dan Kartu Mahasiswa. 

*Tantangan Menggarap Segmen Milenial*

Tantangan pertama yang dihadapi BNI dalam membidik pasar milenial adalah mengkomunikasikan produk konsumer yang kini serba digital melalui channel aplikasi berkembang seperti Youtube, Instagram, Whatsapp, Twitter, dan website berita online. 

Selain itu, pengembangan dan maintenance IT produk perbankan digital juga menjadi perhatian khusus BNI. "Perusahaan harus semakin responsif karena milenial melek dan agile terhadap perkembangan teknologi," tuturnya. 

Kemudian, berkembangnya kompetitor alternatif pembayaran KTA & KPR seperti fintech lending & multifinance yang lebih mudah dan cepat mendorong BNI untuk selalu inovatif agar tetap eksis dalam penyaluran KTA & KPR di tengah gempuran fintech lending & multifinance.

Adapun tantangan terakhir adalah semakin berkembangnya digital marketing, gencarnya ekspansi startup dan unicorn melalui pemanfaatan big data analysis, artificial intelligence, untuk menjawab kebutuhan market dan konsumen perusahaan saat ini. 

"Startup-startup yang secara teknologi sudah pakai scoring dan online. Jadi kami menjalin kerja sama dengan startup-startup, kami tidak berkompetisi melainkan berkolaborasi," pungkas Corina.

Dalam upaya menjadi transactional banking saat ini dan di masa mendatang, BNI akan terus senantiasa berinovasi untuk menciptakan  beragam fitur berbasis digital yang memudahkan seluruh nasabahnya terutama kaum milenial yang harapannya menjadikan BNI sebagai lifetime partner dalam finansial & perbankan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
40 menit yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
46 menit yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
 
Nasional
2 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
13 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
17 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
19 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
Ad Placholder