Gilbert Sem Sandro
Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:27 WIB

Update Hari 8 Pencarian SJ-182: Basarnas Kumpulkan 298 Kantong Bodypart, 54 Kantong Serpihan Kecil, Dan 51 Potongan Besar Badan Pesawat SJ-182

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Tim Basarnas Gabungan berhasil menemukan 26 kantong bodypart, 8 kantong serpihan kecil, dan satu potongan besar badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kep. Seribu, Jakarta.

Deputi Operasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mayjen Bambang Suryo Aji mengatakan, seluruh temuan kantong objek pencarian ditemukan oleh empat tim gabungan dan kapal yang berbeda.

"Kapal pertama yang membawa bodypart korban adalah KN Trisula siang tadi, kemudian sore tadi kapal Rigid Invlatable Boat (RIB), lalu dilanjutkan oleh kapal KN SAR Basudewa, dan diakhir temuan dari Gabungan Basarnas TNI AL yang menunggangi KRI Kurau," ujar Mayjen Suryo Aji saat konfrensi pers di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priuk, Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Kemudian Suryo Aji melanjutkan, bahwa pencarian malam ini difokuskan dengan mencari Cockpit Voice Recorder (CVR), dengan menggunakan ROV (Remotely Operated Vehicle).

"Operasi Penyelaman malam ini di hentikan dulu untuk sementara, karna keterbatasan cuaca dan visibilitas, dan hanya difokuskan untuk mencari CVR", lanjut Suryo Aji.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman mengucapkan terimakasih kepada seluruh Tim Basarnas Gabungan yang sudah berjuang melaksanakan kegiatan pencarian badan pesawat SJ-182 ini, untuk mendapatkan apa yg menjadi harapan kita bersama.

"Temuan ini sangat berarti bagi tim KNKT dan DVI untuk bisa dilakukan proses identifimasi. Kami akan serahkan objek pencarian ini ke KNKT dan DVI untuk di proses lebih lanjut," tambah Rasman.

Total temuan objek pencarian tim gabungan Basarnas mulai hari hari pertama hingga hari ke delapan ini atau sabtu (16/1/2021) 19.30 WIB yaitu Bodypart sejumlah 298 kantong, serpihan kecil pesawat 54 kantong dan 51 bagian potongan besar badan pesawat SJ-182.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/04/2026 12:26 WIB
Konsisten Lanjutkan Transformasi, Bank Jakarta Raih TOP BUMD Awards 2026
Bank Jakarta raih sejumlah kategori penghargaan pada ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan sejumlah lembaga independen
 
Nasional
14/04/2026 19:48 WIB
AI Percepat Digitalisasi Bisnis, Tapi Juga Serangan Siber
Perkembangan artificial intelligence (AI) kini semakin mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri
 
Nasional
14/04/2026 13:34 WIB
Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di IKN Nusantara Dijadwalkan Rampung 2027-2028
Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target penyelesaian pada 2027–2028.
 
Nasional
11/04/2026 18:52 WIB
BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi, Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI
BINUS University meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS), sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia
 
Nasional
09/04/2026 14:07 WIB
Prabowo Resmikan Perakitan Kendaraan Listrik VKTR Massal Beroperasi pada2028
Melihat perkembangan itu, pemerintah pun memutuskan untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pelaku industri.
 
Industri
08/04/2026 13:11 WIB
Kabar Baik, Daikin Resmi Perpanjang Masa Garansi AC hingga 5 Tahun
Daikin Indonesia resmi memperpanjang masa garansi AC Nusantara Prestige hingga 5 tahun untuk kompresor dan spare part, serta AC SkyAir. Berlaku mulai 1 April 2026 untuk pembelian sejak Januari 2026.
 
Nasional
07/04/2026 21:38 WIB
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Berikan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) Kepada Keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menyerahkan secara simbolis Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Lebanon.
Telkomsel