ECONOMIC ZONE - Tim Basarnas Gabungan berhasil menemukan 26 kantong bodypart, 8 kantong serpihan kecil, dan satu potongan besar badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kep. Seribu, Jakarta.
Deputi Operasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mayjen Bambang Suryo Aji mengatakan, seluruh temuan kantong objek pencarian ditemukan oleh empat tim gabungan dan kapal yang berbeda.
"Kapal pertama yang membawa bodypart korban adalah KN Trisula siang tadi, kemudian sore tadi kapal Rigid Invlatable Boat (RIB), lalu dilanjutkan oleh kapal KN SAR Basudewa, dan diakhir temuan dari Gabungan Basarnas TNI AL yang menunggangi KRI Kurau," ujar Mayjen Suryo Aji saat konfrensi pers di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priuk, Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Kemudian Suryo Aji melanjutkan, bahwa pencarian malam ini difokuskan dengan mencari Cockpit Voice Recorder (CVR), dengan menggunakan ROV (Remotely Operated Vehicle).
"Operasi Penyelaman malam ini di hentikan dulu untuk sementara, karna keterbatasan cuaca dan visibilitas, dan hanya difokuskan untuk mencari CVR", lanjut Suryo Aji.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman mengucapkan terimakasih kepada seluruh Tim Basarnas Gabungan yang sudah berjuang melaksanakan kegiatan pencarian badan pesawat SJ-182 ini, untuk mendapatkan apa yg menjadi harapan kita bersama.
"Temuan ini sangat berarti bagi tim KNKT dan DVI untuk bisa dilakukan proses identifimasi. Kami akan serahkan objek pencarian ini ke KNKT dan DVI untuk di proses lebih lanjut," tambah Rasman.
Total temuan objek pencarian tim gabungan Basarnas mulai hari hari pertama hingga hari ke delapan ini atau sabtu (16/1/2021) 19.30 WIB yaitu Bodypart sejumlah 298 kantong, serpihan kecil pesawat 54 kantong dan 51 bagian potongan besar badan pesawat SJ-182.
Komentar