Aldhi Chandra
Jumat, 13 November 2020 - 13:28 WIB

Kamla Zona Maritim Timur Serahkan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Pesisir

Foto/Dok Bakamla RI/Economiczone
Foto/Dok Bakamla RI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kamla Zona Maritim Timur kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kerja sama antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk masyarakat pesisir, tepatnya di Desa Akegula, Kecamatan Obi, Provinsi Maluku Utara, Rabu (11/11/20).

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono, S.Sos., M.Si (Han) memimpin langsung pendistribusian Bansos ini dengan jumlah yang diberikan sebanyak 549 paket bantuan bahan pokok (sembako), 150 Alat Pelindung Diri (APD), 150 kacamata pelindung, 40 pelindung sepatu, 400 paket Rapid Test Antigen, dan 1353 masker.

Laksma Bakamla Arif Sumartono mengatakan Bansos ini merupakan lanjutan pemberian Bansos yang sudah direncanakan di tiga tempat. Sebelumnya pendistribusian pertama dilaksanakan di Desa Masika Kabupaten Seram Bagian Barat. “Dan Bansos ini disiapkan pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19 untuk masyarakat pesisir yang terdampak,” Ujar Laksma Bakamla Arif Sumartono.

Dikatakannya, pemberian Bansos ditunjukkan bagi masyarakat pesisir yang memang belum pernah menerima bantuan sosial.

Lanjut Laksma Bakamla Arif Sumartono, proses penyaluran Bansos dilakukan berkat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Obi sehingga apa yang menjadi target penerima Bansos benar-benar tepat sasaran.

“Diharapkan Bansos ini dapat membantu masyarakat pesisir dari dampak Covid-19. Tetap semangat dalam beraktifitas dilaut, perhatikan protokol kesehatan dengan 3 M(Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan),” pungkas Laksma Bakaml Arif Sumartono.

Usai kegiatan Bansos, Laksma Bakamla Arif Sumartono berkempatan bertemu dengan nelayan di Desa Laiwui Kabupaten Halmahera Selatan. Pada kesempatan tersebut, Laksma Bakamla Arif Sumartono memberikan edukasi pentingnya keamanan dan keselamatan saat melaut. 

Laksma Bakamla Arif Sumartono mengingatkan selain dokumen kapal para nelayan agar melengkapi kapalnya dengan alat keselamatan seperti pelampung dan life jacket mengingkat cuaca hujan angin kencang dapat terjadi kapan saja. Diakhir pembekalannya, Laksma Bakamla Arif Sumartono membagikan life jacket Bakamla kepada nelayan.

 

TAGS
  1. Bakamla RI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22/05/2026 19:58 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 19:52 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel