Gilbert Sem Sandro
Senin, 02 November 2020 - 18:24 WIB

BLT Yang Diberikan Pemerintah Masih Menjadi Sorotan

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bantuan Langsung Tunai yang diberikan Pemerintah kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih menjadi sorotan. Hal ini disampaikan oleh Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara.

Menurut Bhima, masih banyak pelaku UMKM yang tidak atau belum terdata sebagai penerima BLT tersebut. Hal ini disebabkan karena waktu yang diberikan untuk memverifikasi data penerima bantuan dinilai sangat terbatas.

“Kondisi ini rentan terjadi tumpang tindih bantuan, sebab, pelaku usaha mikro tersebut bisa saja terlebih dahulu menerima bantuan dari pihak lain,” ujar Bhima saat dihubungi Economiczone.id, Senin(2/11/2020).

Kemudian Bhima menjelaskan, hingga saat ini belum ada laporan lebih lanjut dari Pemerintah, terkait pemanfaatan BLT yang diberikan kepada masyarakat khususnya penggiat UMKM.

“Hal ini disebabkan karena kurangnya pendampingan serta pengawasan dari Pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan UMKM. Pendampingan dari Pemerintah serta perbaikan akurasi data, merupakan hal penting untuk memastikan dana yang diberikan Pemerintah tepat sasaran, yaitu untuk pengembangan bisnis UMKM,” tambah Bhima.

Mekanisme penyaluran bantuan kepada UMKM pun dirasa kurang tepat apabila melewati perbankan. Sebab, UMKM yang disasar adalah usaha mikro dan ultra mikro, dimana segmentasi usaha ini ialah tidak mendapat layanan Bank (unbankable), jauh saat sebelum masa pandemi.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Bhima, Pemerintah sebaiknya menggandeng koperasi untuk menyalurkan bantuan lebih merata, karena koperasi dinilai lebih memahami karakteristik debitur mikro dan ultra mikro.

“Pihak Bank saja biasanya ambil data nasabah dari koperasi, seharusnya saat ini merupakan momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat,” tambah Bhima.

Hal ini dirasakan langsung oleh masyarakat penggiat UMKM, yang juga penerima BLT dari Pemerintah, Nirpa. Menurutnya informasi yang disampaikan Pemerintah terkait pemberian bantuan sosial tersebut masih belum maksimal. Ia hanya mengetahui kabar dana bansos tersebut hanya dari orang-orang terdekat dan diarahkan untuk mendaftar BLT tersebut secara Online. 

“Saya baru tahu informasi ini dari  tetangga, bukan dari penyuluhan petugas atau yang lainnya,” kata Nirpa saat di wawancarai Economiczone.id di Pasar Induk Tangerang, Sabtu (31/10/2020).

Ia mengharapkan agar kedepannya Pemerintah memperhatikan lebih detail masyarakat yang profesinya sebagai pekerja UMKM dan diberikan penyuluhan secara merata kepada seluruh masyarakat agar tujuan Presiden untuk pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19 tercapai.

“Kedepannya semoga Pemerintah lebih sering memperhatikan kami para penggiat UMKM, agar usaha dan pendapatan kami bisa kembali normal lagi seperti sebelum masa pandemi ini,” tutup Nirpa.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
19 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel