Aldhi Chandra
Rabu, 02 September 2020 - 12:39 WIB

Direksi BNI Tetap, Siang Ini Penentuannya

Foto/Ist/Economiczone
Foto/Ist/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sesuai jadwal hari ini Rabu (2/9/2020) PT Bank Negara Indonesia (BNI) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda inti melakukan perubahan pengurus perusahaan. Apakah skenario susunan direksi BNI yang baru akan mengalami perubahan signifikan? Dari salah satu sumber terdapat informasi yang menyebutkan ada beberapa skenario yang dapat terjadi. Skenario satu, jumlah dan susunan anggota direksi masih tetap akan
seperti sekarang ini minus Anggoro E. Cahyo yang kabarnya akan dipindah ke BUMN lain yang tidak memakai fit and proper test dari OJK (di luar sektor keuangan). Dengan demikian, susunan direksinya menjadi 11 orang yaitu dengan posisi Dirut BNI masih tetap dipegang oleh Herry Sidharta yang masuk lewat RUPS tanggal 20 Februari 2020. Sementara pengganti Anggoro E. Cahyo adalah merupakan perwakilan dari jajaran direksi BNI yang saat ini telah menjadi bagian pengurus perusahaan berdasarkan RUPS sebelumnya. Skenario dua, RUPSLB ini tidak ada perubahan, baik lewat pergantian atau mengisi posisi wakil direktur utama, Sehingga Direktur Utama BNI tetap Herry Sidharta dan susunan direksi masih tetap seperti sekarang. Sementara skenario tiga, yang sekarang berkembang di masyarakat, Herry Sidharta akan diganti oleh pendatang baru dari luar BNI dengan berbagai nama yang muncul. Namun hal tersebut masih belum ada kepastian lebih lanjut. Saat ini komposisi susunan direksi BNI yang masih baru menduduki posisi masing-masing telah melaksanakan tugasnya melalui berbagai inisiatif agar BNI tetap produktif dimasa pandemi Covid-19. Akan sangat disayangkan jika susunan pengurus perusahaan yang masih baru tersebut akan dilakukan perombakan lagi, apalagi jika perubahan tersebut dikaitkan dengan penggantian Dirut BNI. Saat ini, skenario satu dan dua yang akan mungkin terjadi. Alasannya, situasi dan kondisi perbankan masih memasuki situasi yang berat akibat pandemi Covid-19 sehingga dianggap lebih efektif jika susunan pengurus perusahaan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Kementerian BUMN dapat lebih fokus menjalankan fungsinya meningkatkan produktivitas perusahaan dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi nasional di masa yang penuh tantangan saat ini. Harapan pegawai BNI adalah susunan jajaran direksi BNI tidak mengalami perubahan sehingga akan bisa lebih fokus menjalankan strategi bisnis yang telah ditetapkan dengan dukungan dari segenap pihak baik internal maupun eksternal BNI pada semester I-2020, masih tetap tumbuh. Menurut catatan, BNI masih mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 4,4% menjadi Rp 880,12 triliun. Hal ini didorong oleh pertumbuhan kredit sebesar Rp5% menjadi Rp 576,78 triliun. Sedang Dana pihak ketiga tumbuh sebesar 11,3% (yoy) menjadi Rp 662,38 triliun. Bahkan, rasio dana murah BNI membesar. ”Jadi, sangat tidak masuk akal jika dilakukan perombakan apalagi jika
ada pergantian Dirut BNI saat ini, kita ketahui bahwa susunan direksi sekarang belum setahun, dan itu kan pilihan dari pihak pemerintah,” jelas dari salah satu sumber.  Bahkan, sumber itu menyebut, sangatlah tidak wajar jika direksi dirombak, karena baru tujuh bulan bekerja, hasilnya sudah cukup baik, dan diharapkan dapat terus membantu meningkatkan kontribusi bagi pemerintah dari sektor perbankan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 19:14 WIB
Denny JA: Macron dan Pabowo, Dua Pemain Geopolitik yang Hebat
Bagi Denny JA, hubungan Indonesia-Prancis hari ini lebih dari sekadar kontrak ekonomi atau diplomasi biasa.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel